Persentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar, Tertinggi Kota Sawahlunto
  • Home
  • Berita
  • Persentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar, Tertinggi Kota Sawahlunto

Persentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar, Tertinggi Kota Sawahlunto

Image
Pj Bupati Solsel Jasman Rizal. (ist)

PADANG – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi telah mengumumkan perkembangan penyebaran wabah pandemi Covid-19 di Sumatera Barat pada Minggu (1/11/2020) malam.

Pengumuman kondisi terkini perkembangan Covid-19 tersebut disampaikan melalui situs resmi pemerintah provinsi Sumatera Barat dengan penanggung jawab Jasman Rizal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika selaku juru bicara GTPP Covid-19 provinsi.

Hari ini terjadi penambahan sebanyak 244 orang, sehingga total warga Sumatera Barat telah terinfeksi Covid-19 sebanyak 14.762 orang. Sementara, hari ini juga ada 203 pasien positif yang dinyatakan sembuh, sehingga total sembuh sebanyak 10.519 orang.

Hari ini juga ada 6 orang meninggal dunia. Sehingga total meninggal menjadi 280 orang.

Dari rincian data di situs pemprov Sumbar tersebut, dari 19 kabupaten dan kota persentase kesembuhan tertinggi adalah Kota Sawahlunto. Dari total kasus positif sebanyak 169 orang, sudah dinyatakan sembuh 154 orang atau 91,1 persen. Meninggal 4 orang atau 2,4 persen.

Urutan kedua adalah Kota Solok. Total positif 254 orang, meninggal 6 orang (2,4 persen) dan sembuh 213 orang (83,9 persen). Posisi ketiga adalah Kabupaten Sijunjung, dengan 332 orang kasus positif, sebanyak 276 orang atau 83,1 persen sudah dinyatakan sembuh. Kasus meninggal sebanyak 8 orang atau 2,4 persen.

Berikutnya Kabupaten Agam. Dengan total positif 1.144 orang, pasien sudah sembuh sebanyak 936 orang atau 81,8 persen. Meninggal 18 orang (1,6 persen). Posisi kelima adalah Kota Bukittinggi. Total positif 664 orang, sembuh 532 orang atau 80,1 persen dan meninggal 11 orang (1,7 persen).

Kota Padangpanjang berada pada urutan keenam. Total positif 321 orang, sudah dinyatakan sembuh 253 orang atau 78.8 persen. Meninggal 2 orang atau 0,6 persen. Posisi ketujuh kesembuhan pasien adalah Kabupaten Pasaman Barat. Total positif 155 orang, sudah sembuh 121 orang atau 78,1 persen dan meninggal 10 orang (6,5 persen).

Kota Pariaman berada di urutan kedelapan. Dengan total positif 372 orang, sembuh 284 orang (76,3 persen) dan meninggal 11 orang (2,96 persen). Disusul Kabupaten Padang Pariaman. Dengan total positif 576 orang, sudah sembuh 425 orang (73,8 persen).

Urutan kesepuluh adalah Kota Payakumbuh. Total positif 361 orang, sembuh 263 orang (72,9 persen) dan meninggal 2 orang (0,6 persen). Berikutnya, ke-11 adalah Kabupaten Dharmasraya. Total positif 197 orang, sembuh 142 orang (72,1 persen) dan meninggal 3 orang (1,5 persen).

Posisi ke-12 adalah Kabupaten Tanahdatar. Dengan total 394 orang, sembuh 71,1 persen) dan meninggal 12 orang (3,0 persen. Posisi ke-13 adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Total positif 103 orang, sembuh 72 orang (69,9 persen) dan meninggal nihil.

Kota Padang berada di posisi ke-14 kesembuhan pasien Covid-19. Total positif 8.482 orang, 5.758 orang atau 67,9 persen sudah dinyatakan sembuh dan 135 orang meninggal (1,6 persen). Posisi ke-15 adalah Kabupaten Limapuluh Kota. Total positif 210 orang, sembuh 140 orang (66,7 persen) dan meninggal 9 orang (4,3 persen).

Kabupaten Solok menempati posisi ke-16, dengan total kasus 282 orang. Sembuh 188 orang (66,7 persen) dan meninggal 10 orang (3,5 persen). Kabupaten Pesisir Selatan di urutan ke-17 dengan total positif 499 orang. Sembuh sebanyak 335 orang (66,5 persen) dan meninggal 14 orang (2,8 persen).

Kabupaten Pasaman di urutan ke-18. Total positif 133 orang. Sudah dinyatakan sembuh 86 orang (64,7 persen) dan meninggal 6 orang (4,5 persen). Serta terakhir atau ke- 19 adalah Kabupaten Solok Selatan. Total positif 128 orang, sudah sembuh 61 orang (47,7 persen) dan meninggal nihil.

Dalam informasi tersebut, Jasman Rizal juga memaparkan status kabupaten dan kota. Menurutnya, berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada pekan ke-34 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 1 sampai tanggal 7 November 2020, 15 daerah berada di Zona Oranye atau daerah dengan risiko sedang, serta 4 daerah berada di Zona Kuning atau daerah dengan risiko rendah.

15 kabupaten dan kota Zona Oranye tersebut adalah Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang dan Kota Solok. Kemudian Kota Sawahlunto, Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Solok.

Berikutnya Kabupaten Tanahdatar, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Solok Selatan. Serta Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat.

Sedangkan empat daerah Zona Kuning adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Sijunjuang. Pada pekan ini, tidak ada daerah Zona Merah dan Zona Hijau di Sumatera Barat.

“Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-34 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan,” tutup Jasman. (Febry)

(Sumber data: situs resmi Pemprov Sumatera Barat, dinarasikan dengan tidak mengubah data yang ditampilkan)

Berita Terkait

Leave a Reply