Persentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar 90,11 Persen, Tertinggi di Padangpanjang
  • Home
  • Berita
  • Persentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar 90,11 Persen, Tertinggi di Padangpanjang

Persentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar 90,11 Persen, Tertinggi di Padangpanjang

Image
Data pantauan Covid-19 Sumbar, Minggu (13/12/2020). (Diskominfo Sumbar)
Data pantauan Covid-19 Sumbar, Minggu (13/12/2020). (Diskominfo Sumbar)

PADANG – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat merilis, persentase kesembuhan pasien mencapai 90,11 persen. Daerah dengan peringkat tertinggi persentase kesembuhan pasien adalah di Kota Padangpanjang dan Kota Padang.

Demikian diungkap dalam keterangan tertulis oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal, Minggu (13/12/2020) malam. Angka kasus positif mencapai 21.689 orang dengan kesembuhan 19.545 orang (90,11 persen).

“Hari ini bertambah 113 orang positif sehingga total positif 21.689 orang. Sembuh bertambah 149 orang sehingga total yang sudah sembuh 19.545 orang,” kata Jasman.

Secara peringkat daerah, Kota Padangpanjang dan Kota Padang pekan ke- 40 pandemi Covid-19 mengalami peningkatan kesembuhan signifikan sehingga menjadi daerah tertinggi persentase kesembuhan.

Kota Padangpanjang, dengan total positif 620 orang, dinyatakan sembuh 581 orang atau 93,71 persen. Meninggal 7 orang (1,13 persen). Kota Padang total positif 11.659 orang, sembuh 10.885 orang (93,36 persen), meninggal 237 orang (2,03 persen).

Berikutnya Kota Pariaman, total positif 472 orang, sembuh 438 orang (92,79 persen), meninggal 16 orang (3,39 persen). Kabupaten Agam total positif 1.455 orang, sudah sembuh 1.331 orang (91,48 persen), meninggal 26 orang (1,79 persen). Kabupaten Padang Pariaman, total positif 911 orang, sudah sembuh 817 orang (89,68 persen), meninggal 30 orang (3,29 persen).

Kabupaten Sijunjung, total positif 501 orang, sudah sembuh 449 orang (89,62 persen), meninggal 15 orang (2,99 persen). Kota Sawahlunto, total positif 264 orang, sudah sembuh 236 orang (89,39 persen), meninggal 5 orang (1,89 persen).

Kemudian, Kota Bukittinggi dari 864 orang positif, sudah sembuh 758 orang (87,83 persen), meninggal 14 orang (1,62 persen). Kabupaten Pasaman Barat, total positif 380 orang, sudah sembuh 333 orang (87,63 persen), meninggal 19 orang (5 persen).

Kabupaten Kepulauan Mentawai, total positif 219 orang, sudah sembuh 190 orang (86,76 persen). Tidak ada kasus kematian di Mentawai.

Selanjutnya Kabupaten Dharmasraya. Total positif 382 orang, sudah sembuh 331 orang (86,65 persen), meninggal 5 orang (1,31 persen). Kota Payakumbuh, total positif 574 orang, sudah sembuh 492 orang (85,71 persen), meninggal 8 orang (1,39 persen).

Kabupaten Pasaman, total positif 211 orang, sembuh 179 orang (84,83 persen), meninggal 7 orang (3,32 persen). Kabupaten Pesisir Selatan, total positif 837 orang, sembuh 684 orang (81,72 persen), meninggal 19 orang (2,27 persen). Kabupaten Tanahdatar, total positif 753 orang, sembuh 613 orang (81,41 persen), meninggal 23 orang (3,05 persen).

Seterusnya Kabupaten Limapuluh Kota. Total positif 374 orang, sudah sembuh 295 orang (78,88 persen), meninggal 14 orang (3,74 persen). Kota Solok, total positif 437 orang, sembuh 342 orang (78,26 persen), meninggal 10 orang (2,29 persen).

Kabupaten Solok, total positif 524 orang, sudah sembuh 399 orang (76,14 persen), meninggal 16 orang (3,05 persen). Terakhir, Kabupaten Solok Selatan. Total positif 253 orang, sudah sembuh 192 orang (75,89 persen), meninggal 2 orang (0,79 persen).

Jasman menambahkan, berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada pekan ke-40 pandemi Covid-19 di Sumatera Barat, mulai tanggal 13 sampai 19 Desember 2020, sebanyak 12 kabupaten/ kota masih di Zona Oranye dan 7 kabupaten/ kota di Zona Kuning. Zona Oranye merupakan kategori daerah dengan risiko sedang, sedangkan Zona Kuning adalah daerah dengan risiko rendah.

Zona Oranye dengan skor 1,81 – 2,40 secara berurut dari yang tertinggi adalah Kota Padang (skor 2,40), Kota Sawahlunto (skor 2,39), Kabupaten Agam (skor 2,36) dan Kota Pariaman (skor 2,36). Kabupaten Dharmasraya (skor 2,34) dan Kabupaten Solok Selatan (skor 2,33).

Berikutnya, Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,30), Kabupaten Limapuluh Kota (2,28), dan Kabupaten Tanah Datar (skor 2,28). Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,23), Kabupaten Solok (skor 2,19) serta Kota Solok (skor 2,17).

Jasman menegaskan, melihat skor tersebut, Kota Padang hampir mendekati status Zonasi Kuning (resiko rendah). Menurutnya, merupakan kondisi terbaik yang pernah terjadi selama masa pandemi.

“Ini menunjukkan keseriusan Kota Padang yang melakukan berbagai upaya masif menangani dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Sedang yang paling rendah skornya adalah Kota Solok dan Kabupaten Solok. Diharapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sampel kepada warganya yang bertujuan agar penangananan Covid-19 dapat lebih baik lagi.

Tujuh daerah yang berada di Zona Kuning dengan skor 2,41 sampai 3,00 adalah Kabupaten Sijunjung (skor 2,75), Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,64), dan Kota Padangpanjang (skor 2,59). Kemudian Kota Bukittinggi (skor 2,55), Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,53), Kabupaten Pasaman (skor 2,52) serta Kota Payakumbuh (skor 2,51).

Jasman menambahkan, Kabupaten Sijunjung mengalami peningkatan yang signifikan dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Sedangkan Kepulauan Mentawai masih mempertahankan sebagai satu – satunya daerah yang belum ada kasus kematian. (Febry/*)

Berita Terkait

Leave a Reply