PADANG – Wartawan senior, Drs.H.Fachrul Rasyid HF meminta wartawan yang bertugas di DPRD provinsi, kota dan kabupaten untuk lebih mengembangkan karir, pengayaan ilmu, pengetahuan, pengalaman serta wawasan. Hal itu dikatakannya saat menjadi nara sumber dalam kegiatan Workshop Peningkatan Kualitas Publikasi DPRD Padang yang diadakan di Rocky Hotel, Padang. Sabtu (14/11).
Menurutnya, wartawan harus memahami fungsi, tugas dan wewenang DPRD. Dengan pemahaman tersebut, wartawan akan mudah mengikuti dan mengamati setiap kegiatan DPRD dalam menjalankan fungsi, tugas dan wewenangnya. Kemudian, hubungannya dengan pemerintah kota dan kaitannya dengan rakyat.
“Singkat kata, apa saja yang terjadi di masyarakat yang berkaitan dengan kebijakan dan program Pemerintah Kota, dapat dikomunikasikan/dikonfirmasikan kepada anggota DPRD sesuai bidang tugasnya yang ada. Sehingga, rakyat merasa direspon oleh DPRD. Apapun kebijakan pemerintah kota, baik positif atau negatif selayaknya dikonfirmasikan kepada DPRD. Begitu juga sebaliknya, dari masyarakat pun dimintakan tanggapannya, sehingga Pemko merasa diawasi dan dikontrol oleh masyarakat dan DPRD,” katanya.
Dikatakan, wartawan yang bertugas di DPRD pantas disebut wartawan wakil rakyat jika memang benar-benar mereka berusaha mengkomunikasikan aspirasi rakyat kepada DPRD. Dalam artian, apa yang dikeluhkan dan disuarakan yang sedang dihadapi dan dirasakan rakyat dikomunikasikan kepada DPRD sehinggga penyaluran aspirasi tidak perlu dengan demonstrasi.
Dengan peran media/wartawan yang baik, akan terasa lebih mempermudah komunikasi antara keberadaan DPRD serta partisipasi dan pengawasan rakyat terhadap wakilnya akan semakin baik. Cara inipun akan membantu mendewasakan anggota DPRD, memberikan pendidikan politik yang baik pada rakyat melalui publikasi dari media.
”Namun, bagaimana pun akhirnya dari peran seorang wartawan/perss sangat tergantung pada diri masing-masing wartawan itu. Apakah mereka mau mengembangkan diri menjadi prosional atau hanya sekedar memenuhi pekerjaan saja,” ungkap Fachrul. (baim)






