MEDAN- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus mendorong upaya pemulihan pascaerupsi Gunung Sinabung. Segala upaya yang dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. Penanganan pemulihan pascabencana menjadi langkah yang harus masif dilaksanakan agar masyarakat dapat beraktivitas normal kembali.
Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan, Pertamina tidak hanya berfokus pada distribusi energi, tetapi juga menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan kepada masyarakat. Pihaknya juga menyalurkan bantuan untuk kebutuhan masyarakat terdampak yang sebelumnya mengungsi dan juga Tim Satgas.
“Masyarakat sudah mulai kembali ke rumah masing-masing, semoga bantuan yang diberikan dapat membantu proses pemulihan pascaerupsi Gunung Sinabung pekan lalu,” kata Fahrougi, Selasa (8/9/2026).
Ia menambahkan, melalui dukungan upaya pemulihan tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan penanganan upaya pemulihan pascaerupsi Gunung Sinabung, bertempat di kantor Dinas Sosial Kabupaten Karo, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan untuk diberikan kepada masyarakat terdampak dan juga Tim Satuan Tugas (Satgas) yang mendukung pelaksanaan dapur umum, Senin (7/9). Mulai dari paket sembako hingga kebutuhan ibu dan anak diberikan untuk mendukung upaya pemulihan tersebut, termasuk kebutuhan dan makanan tambahan untuk Tim Satgas.
“Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karo, Dapatkita Sinulingga memberikan apresiasi atas bantuan dan dukungan yang diberikan Pertamina dalam proses pemulihan pascaerupsi Gunung Sinabung. “Terimakasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang telah memberikan bantuan, tidak hanya kepada masyarakat terdampak tapi juga memberikan perhatian kepada Tim Satgas yang telah bekerja penuh untuk masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas visual Gunung Sinabung belum menunjukkan adanya peningkatan signifikan. Dalam rekomendasi terbaru, radius 3 kilometer dari puncak Sinabung tetap menjadi zona yang harus dihindari. Namun, radius sektoral ke arah selatan-tenggara dikurangi dari 6 kilometer menjadi 5 kilometer. Dengan kondisi yang sudah menunjukkan pergerakan normal itu, sebanyak 650 warga yang sebelumnya mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung, mulai dipulangkan ke desa mereka. F







