
PADANG PARIAMAN- Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat H. M. Nurnas meminta proses pembebasan lahan untuk jalur alternatif Padang – Pariaman dipercepat. Bupati Padang Pariaman diharapkan turun tangan agar prosrs bisa berjalan lancar.
“Proses pembebasan lahan untuk jalur alternatif ini harus dipercepat. Bupati harus turun tangan agar pembangunan jalan bisa dilaksanakan,” katanya, Rabu (9/11).
Jalur tersebut masih terkendala sepanjang lebih kurang 600 meter di dekat Balai Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran. Menurut Nurnas, agar pembangunan bisa segera terlaksana, lahan untuk jalur tersebut harus sudah bebas.
“Hanya satu lokasi yang masih belum bebas dengan panjang sekitar 600 meter. Kalau sudah bebas, pembangunan jalan bisa segera dilanjutkan,” ungkapnya.
Jalur Padang – Pariaman sepanjang pantai mulai dari Pantai Padang hingga Pantai Tiram Kabupaten Padang Pariaman dibangun sebagai jalan alternatif untuk membagi arus lalulintas dari Lubuk Alung yang hendak menuju ke Pariaman, Agam dan Kabupaten Pasaman Barat.
Jalur alternatif tersebut sangat vital untuk mengurai kepadatan arus lalulitas pada jalur utama Padang – Bukittinggi lewat Lubuk Alung. Nurnas menyebutkan, dana pembangunan jalan itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat.
Selain untuk mengurai kemacetan, jalur tersebut sekaligus menjadi jalan penunjang pariwisata. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat Endarmy menambahkan, jalur alternatif tersebut merupakan kepentingan bersama yang harus didukung untuk dilanjutkan.
“Jalur alternatif ini untuk kepentingan bersama. Ada banyak manfaat dengan adanya jalan tersebut, termasuk sebagai jalur penunjang pariwisata,” ujarnya.
Untuk itu, pemerintah kabupaten Padang Pariaman dan masyarakat hendaknya dapat bersama-sama mendukung pembangunan jalan alternatif tersebut. Dampak paling utama yang akan diperoleh oleh masyarakat dengan adanya jalan adalah sektor ekonomi.
“Dampaknya akan sangat dirasakan oleh masyarakat terutama dari sektor ekonomi, jadi sudah seharusnya pembangunan jalan ini bisa didukung bersama-sama,” harapnya. (feb)






