
PADANGPANJANG – Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) sangat diperlukan dalam mencapai kesejahteraan warga kurang mampu, Walikota Padangpanjang, H. Fadly Amran, BBA menggelar silaturahmi dan temu ramah dengan kader Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) di Islamic Center, Kamis (22/10).
Walikota Fadly Amran mengatakan, dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat khususnya para penyandang masalah kesejahteraan sosial seperti fakir miskin, anak terlantar, penyandang disabilitas dan lain sebagainya, pemerintah harus bersama dengan masyarakat termasuk seluruh kader PSKS.
“Padangpanjang menargetkan 0.5% untuk penurunan angka kemiskinan per tahunnya, itu kira-kira sebanyak 300 KK. Untuk itu kami minta para kader harus tahu semua bentuk bantuan yang telah diprogramkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kota (Pemko) sendiri, dan mensosialisasikan bantuan ini kepada masyarakat kita di Padangpanjang, “ujarnya.
Fadly mengatakan, bantuan dari Pemko sendiri ada banyak seperti dari Baznas, sembako bagi lansia, disabilitas, bantuan langsung tunai dan Inshaa Allah nanti juga akan disalurkan lagi bantuan BLT untuk 3 bulan terakhir, Oktober, November, Desember dengan nominal 900.000.
“Saya minta ini penyalurannya betul – betul tepat sasaran dan tidak ada yang namanya unsur kepentingan, “ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPKB P3A Kota Padangpanjang Drs. Osman Bin Nur, M.Si mengatakan peningkatan kesejahteraan sosial menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan masyarakat sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang Nomor 11/2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
“Pekerja sosial sendiri merupakan profesi utama dalam penyelenggaraan pelayanan sosial. Pelayanan sosial dimaksud meliputi rehabilitasi sosial perlindungan sosial, pemberdayaan sosial dan jaminan sosial, “katanya.
Dijelaskan Osman, untuk menghadapi persoalan penyandang masalah kesejahteraan sosial ini pihaknya mempunyai potensi sumber kesejahteraan sosial kita menyebutnya dengan pilar – pilar kesejahteraan sosial.
Diantaranya yaitu Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang lebih kurang berjumlah 92 orang, kemudian Taruna Siaga Bencana (TAGANA) yang berjumlah 24 orang, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) ada 2 orang, serta Karang Taruna sebanyak 19 yang terdiri dari 16 Kelurahan, 2 Kecamatan dan 1 Kota, pendamping PKH 7 orang.
“Mereka itulah Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial di Kota Padangpanjang yang selama Covid ini sangat membantu dan berperan, serta bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam mendata dan menyalurkan bantuan – bantuan bagi masyarakat yang terdampak covid beberapa waktu lalu, “pungkasnya. (de)







