Perampokan Bos Kawasaki, 2 Pelaku Ditangkap 2 Lagi Masih Diburu
  • Home
  • Berita
  • Perampokan Bos Kawasaki, 2 Pelaku Ditangkap 2 Lagi Masih Diburu

Perampokan Bos Kawasaki, 2 Pelaku Ditangkap 2 Lagi Masih Diburu

Ilustrasi Perampokan

PADANG— Perampokan terhadap Hendra Gunawan (64) , pemilik show room Kawasaki di Marapalam Padang akhirnya mendapat titik terang. Dua pelaku berhasil ditangkap dan dua lagi masih diburu.

Kanit Reskrim Polsek Padang Selatan Iptu Joko Supriyanto saat dikonfirmasi, mengatakan, dari hasil penyelidikan dan informasi beberapa saksi serta dari rekaman yang didapat dari CCTV di Amazone Suzuki sebelah Bank BCA ditemukan kejanggalan.

Pelaku, Ismen (33) beralamat di Jl. Batungtebal sebagai sopir bos Kawasaki sewaktu kejadian di curigai termasuk dalang skenario pada perampokan itu. Pasalnya, menurut Joko, saat kejadian tersebut, Ismen seharusnya bisa menabrak pelaku. “Kemudian dilokasi kejadian, seorang lagi anak buah bos Kawasaki, Yudi (19), alamat Jl.St.Syarir yang tidak melakukan apa-apa seolah bekerjasama saat terjadi aksi perampokan,” kata Joko Supriyanto, Senin (14/12).

Dari kecurigaan itu, petugas melakukan penyelidikan kepada dua orang anak buah bos Kawasaki tersebut. Pihak kepolisian langsung melakukan penangkapan pada hari Sabtu (12/12) sekitar pukul 19.05 WIB terhadap tersangka Ismen dan Yudi ditempat ia bekerja di Marapalam. Dari interogasi tersangka, Ismen mengaku sebagai pemberi informasi kepada eksekutor kapan majikannya menyetorkan uang ke Bank, sedangkan Yudi sebagai pemberi informasi kepada eksekutor tentang dimana posisi terakhir korban berada.

Ditambahkan Joko, hasil dari perampokan itu dibagi-bagi. Ada yang membeli satu unit motor Ninja, Beat, Hp dan uang sisa sebesar Rp3 juta. Sementara, hingga saat ini untuk kedua orang pelaku lagi masih diburu,. “Diduga pelaku saat ini sudah berada di luar Sumbar. Untuk tersangka dijerat pasal 365 curas dengan ancaman 7 tahun penjara,” ungkap Joko.

Hendra Gunawan, pemilik Show room Kawasaki, pada 7 Desember 2015 lalu bermaksud menyetorkan uang sejumlah Rp244.500.000 ke Bank BCA Pondok. Pria Tionghoa beralamat di Sei Bong itu pergi bersama sopirnya. Sebelum disetorkan itulah ia dirampok. Setelah perampokan, Hendra melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. (baim)

Berita Terkait

Leave a Reply