Penyusunan Anjab di Pemko Padangpanjang Gunakan Aplikasi Palito
  • Home
  • Berita
  • Penyusunan Anjab di Pemko Padangpanjang Gunakan Aplikasi Palito

Penyusunan Anjab di Pemko Padangpanjang Gunakan Aplikasi Palito

PADANGPANJANG – Untuk penyusunan Analisa Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK) pemerintah kota Padangpanjang saat ini menggunakan aplikasi “Palito” (Pengisiaan Analisa dan Evaluasi Jabatan Online). Aplikasi Palito tersebut diciptakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Padangpanjang bekerjasama dengan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Padangpanjang.

Kepala Bagian Organisasi Setdako Padangpanjang, Novi Yanti, S.STP, MM menyampaikan, beralihnya penyusunan Anjab dan ABK secara online agar dapat diverifikasi dan terdokumentasi dengan baik.

“Hal itu kita lakukan agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan penataan kelembagaan dan manajemen kepegawaian,” ungkap Novi Yanti, saat acara Bimbingan Teknis Analisa Jabatan dan Analisa Beban Kerja, Rabu, (5/7), di Hall Lantai III, Balaikota setempat.

Selama ini proses penyusunan Anjab dan ABK, kata Novi, dilakasanakan oleh Tim Anjab yang berasal dari luar OPD secara manual. Tidak dilakukan verifikasi secara komprehensif, sehingga tingkat validitas dan daya guna dari dokumen Anjab sangat rendah.

“Anjab ini menjadi sesuatu yang sangat populer sekarang. Mulai dari penerimaan CPNS, itu harus ada Anjab dan ABK nya. Kemudian, untuk pindah ASN ke suatu daerah atau instansi harus pakai Anjab dan ABK,” kata Novi.

Perubahan organisasi pun, lanjut Novi Yanti harus ada Anjab dan ABK. Anjab dan ABK sebenarnya berlaku untuk seluruh jabatan. Namun, beberapa waktu lalu hanya untuk jabatan struktural. ” Seyogyanya ini untuk seluruh jabatan, baik struktural maupun fungsional harus ada Analisis Jabatan,” katanya.

Nantinya, Anjab menjadi dasar SKP dari para ASN di Pemko Padangpanjang, diberlakukan tahun 2021. “Sekarang SKP yang diisi belum berbasis output. Nanti turunannya kepada IKI (Indikator Kinerja Individu). Semua dasarnya dari SKP. Kalau SKP dari awal tidak betul, akan banyak rentetan yang tidak betul kebawah,” pungkasnya. (de)

Berita Terkait

Leave a Reply