
MENTAWAI – Penyuluh agama non PNS yang berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki fungsi strategis dalam membangun bangsa yang meliputi informatif, konsultatif, edukatif dan advokatif. Selain itu, penyuluh agama non PNS juga harus memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang patut diteladani di tengah masyarakat untuk mendukung mewujudkan tugas sebagai penyuluh agama.
Kepala Kemenag Mentawai, Masdan mengatakan, penyuluh agama harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang wawasan kebangsaan yang tentunya akan bermanfaat untuk disampaikan kepada masyarakat.
“Yang terpenting itu, penyuluh agama harus tertanam wawasan kebangsaan,” kata Masdan usai membuka kegiatan penyuluh agama kristen di aula Makodim 0319 Mentawai, Rabu (27/2).
Sementara, Pasintel Kodim 0319 Mentawai, Letda. Inf Setianus Sipayung menyebutkan, kegiatan penyuluh agama kristen dan wawasan kebangsaan merupakan rangkaian kegiatan TMMD dalam kegiatan non fisik.
Dikatakan, wawasan kebangsaan merupakan suatu cara memandang kemampuan untuk memahami keberadaan jati diri sebagai suatu bangsa dan bertingkah laku sesuai falsafah hidup bangsanya dalam lingkungan internal dan lingkungan eksternal.
Dalam memahami akan wawasan kebangsaan, kata Setianus Sipayung, para penyuluh agama dapat memberikan contoh keteladanan bagi kelompok masyarakatnya di Bumi Sikerei. Ia menambahkan, wawasan kebangsaan sangat penting diterapkan dan diberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mempertahankan keutuhan NKRI yang berdaulat. (ers)






