
PADANGPANJANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat menggelar sosialisasi manajemen logistik dan peralatan bencana bagi Satgas PB kelurahan se-Kota Padangpanjang tahun 2018. Sosialisasi guna memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang peralatan bencana sekaligus meningkatkan kapasitas satgas.
“Kota Padangpanjang merupakan kota rawan bencana, baik dari alam maupun perbuatan manusia. Dengan adanya sosialisasi, kita berharap di setiap kelompok, orang – orang mampu menanggulangi bencana,” kata Sekretaris BPBD Kesbangpol Kota Padangpanjang Sarbaini, SE di aula Wisma Pangeran, Senin (20/8).
Sarbaini menyampaikan, sosialisasi diharapkan dapat membekali para pelaku penanggulangan bencana yang siap siaga jika nanti ada daerah yang terkena bencana.
Sementara itu, Wakil Walikota Padangpanjang dr. H. Mawardi, MKM menyampaikan, Satgas Kelurahan harus mampu memberikan rasa aman, nyaman dan tenang bagi masyarakat manakala suatu saat bencana benar-benar terjadi. “Kita tidak menginginkan bencana itu terjadi. Namun, setidaknya kita punya skill, strategi dan manajemen penanggulangan bencana, serta penyaluran logistik yang siap sedia bila diperlukan,” sebut Mawardi.
Mawardi menambahkan, di samping Satgas PB yang berperan strategis, logistik dan peralatan bencana juga mempunyai peranan penting dalam upaya penanggulangan bencana. Terutama pada saat pra bencana.
“Ada tujuh tepat penyaluran logistik, yakni tepat jenis bantuan barang, tepat kuantitas, tepat kualitas, tepat sasaran, tepat waktu, tepat pelaporan dan tepat biaya. Maka, pengelolaan logistik yang efektif, efesien dan andal menjadi factor penting dalam proses sebuah upaya penanggulangan bencana yang dilakukan,” pungkas Mawardi. (de)






