
PADANG – Wakil Wali Kota Padang Emzalmi mewanti-wanti pengurus barang milik daerah mesti memiliki tanggung jawab yang tinggi agar mampu menginventarisir pemanfaatan barang dengan baik.
“Pengurus barang harus punya tanggungjawab tinggi sehingga mengelola barang dengan baik berdasarkan pemanfaatan dan inventarisir,” kata Emzalmi saat membuka kegiatan bimbingan teknis pengelolaan barang milik daerah bagi pengurus barang milik Pemko Padang di Hotel Rocky, Senin (22/8).
Kendati masih ditemukan pengelolaan barang dan aset belum seperti semestinya, namun sejauh ini menurut Wawako Emzalmi, relatif lebih baik. Buktinya, berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Pemko Padang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Kota Padang lebih baik karena terbukti mendapatkan WTP murni dari BPK,” ujarnya kepada wartawan.
Untuk mempertahankannya, perlu ada peningkatan kapasitas para pengurus barang milik daerah agar mereka profesional dan memiliki akuntabilitas tinggi. “Dari basil bimtek ini, diharapkan pengurus barang semakin memiliki akuntabilitas tinggi dan profesional,”‘ tukuknya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Padang, Syahrul mengatakan, pengelolaan barang dan aset berkaitan dengan pengelolaan keuangan. Pengelolaan barang dan aset yang baik tentunya juga menunjukkan pengelolaan keuangan yang baik.
“Karena keduanya berkaitan, tentunya perlu peningkatan kapasitas pengurus barang agar kualitas pengelolaan aset dan keuangan lebih berkualitas,” sebutnya. (der)






