
PADANG – Sejumlah pemilik tempat hiburan seperti Teebox dan Inul Vizta meminta kepada Polresta Padang untuk dapat memberikan pengamanan, khususnya pada saat aksi bela Islam Ranah Minang yang akan dilakukan pada 10 April 2017. Hal itu guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Hal itu diungkapkan para pengusaha tersebut saat rapat koordinasi dengan pihak Polresta Padang, Sabtu (8/4) di Mapolresta Padang. Menanggapi hal itu, Kapolresta Padang, Kombespol Chairul Aziz mengatakan bahwa pihak Polresta Padang akan menempatkan sejumlah personil kepolisian di tempat-tempat hiburan yang menjadi tujuan aksi.
Dikatakan Kapolres, pada saat aksi tanggal 10 April 2017, Polresta Padang akan menurunkan sekitar 440 personil yang terdiri dari 220 personil Sabara dan 220 personil dari Brimob Polda Sumbar. Selain itu, Polresta Padang juga menghimbau kepada para pemilik tempat hiburan untuk dapat memberikan konstribusinya berupa laporan terkait hal-hal yang dinilai dapat menganggu kamtibmas.
“Pemilik tempat hiburan diharapkan dapat memberikan laporan. Baik itu peristiwa maupun hal lainnya melalui aplikasi Integrated Quick Respon (IQR) Polresta Padang. Aplikasi tersebut dapat di download di Google Play Store,” ujar Kapolresta. (baim)






