Pengecer Jual Gas 3 Kg dengan Harga Tinggi, Agen Resmi di Pasaman Merasa Dirugikan
  • Home
  • Berita
  • Pengecer Jual Gas 3 Kg dengan Harga Tinggi, Agen Resmi di Pasaman Merasa Dirugikan

Pengecer Jual Gas 3 Kg dengan Harga Tinggi, Agen Resmi di Pasaman Merasa Dirugikan

tabung elpiji bersubsidi 3 kg (ilustrasi/ pertamina)
PASAMAN – Pihak PT. Pincuran Sembilan-Sembilan selaku agen resmi di Kabupaten Pasaman dalam pendistribusian tabung gas elpiji ukuran 3 Kilogram merasa dirugikan oleh ulah oknum pengecer di daerah Kecamatan Padang Gelugur yang nekat menjual gas 3 Kg kepada masyarakat jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Menurut agen resmi PT. Pincuran Sembilan-Sembilan, Anto Jarot, pihaknya tidak pernah menjual gas hingga mencapai Rp.45.000 per tabungnya. Selain itu, dia pun jauh-jauh hari telah menegaskan kepada pemilik pangkalan dibawah naungan PT. Pincuran Sembilan-Sembilan untuk menjual gas dengan harga yang telah ditentukan kepada masyarakat.
“Harga HET yang telah kami tetapkan lebih kurang sekitar Rp.17.000. Jadi, pihak pangkalan tidak boleh menjualnya kepada masyarakat jauh dari harga tersebut,” kata Anto Jarot kepada padangmedia.com, Minggu (17/6).
Selaku agen resmi, dia juga telah melakukan monitoring kepada pemilik pangkalan dibawah naungan PT. Pincuran Sembilan-Sembilan di Kecamatan Padang Gelugur tersebut. Dia juga, tidak segan-segan menindak tegas pemilik pangkalan yang menjual gas jauh di atas harga HET.
“Seluruh pemilik pangkalan kita mengaku tidak tahu dengan penjualan gas hingga mencapai Rp.45.000, yang dijual oleh para pengecer dikawasan Kecamatan Padang Gelugur. Menurut pemilik pangkalan, mereka tidak pernah menjual tabung gas kepada pengecer yang menjual jauh diatas HET,” terangnya.
Dia menerangkan, diduga kuat tabung gas yang dijual pengecer dengan harga tinggi tersebut, berasal dari daerah Kabupaten Agam dan Payakumbuh.
“Tindakan para pengecer yang menjual gas dengan harga tinggi tersebut, sudah sangat keterlaluan dan melampaui batas, karena sama saja dengan menindas masyarakat kecil,” kesalnya.
Dia pun sangat berharap pihak-pihak terkait seperti Pemerintah Daerah Pasaman dan pihak kepolisian agar dapat melakukan pengawasan dan penyelidikan terhadap pengecer yang nekat menjual gas dengan harga tinggi.
“Semoga hal ini menjadi perhatian yang serius bagi pihak-pihak terkait. Jangan biarkan masyarakat kita jadi korban, ulah para pengecer nakal ini,” harapnya. (riki)

Berita Terkait

Leave a Reply