Penduduk Solsel 182.027 Jiwa, Didominasi Usia Muda
  • Home
  • Berita
  • Penduduk Solsel 182.027 Jiwa, Didominasi Usia Muda

Penduduk Solsel 182.027 Jiwa, Didominasi Usia Muda

Image
Ekspos BPS Solsel tentang SP 2020. (Siska)
Ekspos BPS Solsel tentang SP 2020. (Siska)

SOLSEL – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, jumlah penduduk Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat tahun 2020 sebanyak 182.027 jiwa. Terdiri dari 92.859 orang penduduk laki – laki dan 89.168 orang perempuan.

Kepala Kantor BPS Kabupaten Solsel Abul Razi mengungkapkan hal itu, Jumat (22/1/2021) merilis hasil Sensus Penduduk (SP) tahun 2020. Jumlah penduduk laki – laki lebih banyak dari jumlah penduduk perempuan.

Dia menyebut, usia muda mendominasi dengan jumlah terbanyak adalah remaja pada rentang usia 14 sampai 19 tahun.

“Berdasarkan kelompok umur, usia muda mendominasi dengan jumlah terbanyak di rentang usia remaja yaitu 18.170 jiwa,” kata Abul Razi.

Kemudian, jumlah kedua terbanyak berdasarkan kelompok umur adalah pada rentang usia 10-14 tahun sebanyak 17.506 jiwa, 20-24 tahun 17.296 jiwa. Yang paling sedikit adalah di rentang usia 95 ke atas, ditemukan sebanyak 51 orang.

“Menariknya, petugas pencacah menemukan ada 1.815 jiwa yang tidak mengetahui berapa umurnya,” ucapnya.

Dibanding sensus penduduk tahun 2010, pertambahan penduduk di Solsel dalam rentang waktu sepuluh tahun adalah sebanyak 37.530 jiwa.

“SP tahun 2010, penduduk Solok Selatan sebanyak 144.497 jiwa,” terangnya.

Abul Razi menambahkan, meskipun upaya pencacahan sudah dilakukan secermat mungkin, kemungkinan warga yang belum terdata tetap masih ada. Sebab, ada beberapa daerah pelosok yang sulit dijangkau serta ada Suku Anak Dalam yang hidup nomaden atau berpindah – pindah sehingga menyulitkan pendataan.

Dia mengungkapkan juga kendala yang dihadapi pada saat pelaksanaan sensus. Termasuk pengurangan anggaran karena penanganan Covid-19.

Demikian juga halnya ketika petugas mendatangi rumah masyarakat. Karena situasi pandemi, masyarakat juga khawatir ketika ditemui.

Razi menjelaskan, SP 2020 dilaksanakan dua metode, dalam jaringan (daring/ online) dan pencacahan langsung. Melalui sistem online, terdata 5.470 keluarga (KK) atau 11,05 persen dari total 49.490 KK di Solsel. Sedangkan sisanya terdata selama pencacahan langsung oleh petugas pencacah.(Sis)

Berita Terkait

Leave a Reply