Pencanangan Dasawisma, PKK Sumbar Cetuskan Inovasi Wanita Peduli Sampah
  • Home
  • Berita
  • Pencanangan Dasawisma, PKK Sumbar Cetuskan Inovasi Wanita Peduli Sampah

Pencanangan Dasawisma, PKK Sumbar Cetuskan Inovasi Wanita Peduli Sampah

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno membuka secara resmi pencanangan bulan bhakti Dasawisma tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2018 di Lapangan Cindua Mato Kab.Tanah Datar, Selasa (6/3). (foto: humas)

PADANG – Masalah sampah adalah masalah yang serius jika tidak dikelola dengan baik. Karena itu, persoalan sampah harus ditangani secara bersama dan bergotong royong.

“Mari kita daur ulang sampah menjadi suatu yang bermanfaat yang dapat digunakan seperti tas, taplak meja dan lainnya. Manfaatkan dana CSR dari perusahaan-perusahaan yang ada di daerah kita untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup,” kata Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno saat membuka secara resmi pencanangan bulan bhakti Dasawisma tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2018 di Lapangan Cindua Mato Kabupaten Tanah Datar, Selasa (6/3).

Acara itu dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Hj.Nevi Irwan Prayitno beserta Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Hj.. Wartawati Nasrul Abit, Sekda Kabupaten Tanah Datar Hardiman, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se Sumatera Barat, Kepala OPD terkait, serta beberapa pimpinan perusahaan BUMN, BUMD dan Swasta, khususnya perusahaan proper yang mendukung program “Wanita Peduli Sampah”.

Sejalan dengan pencanangan itu, juga ditandatangani MoU tentang Program Lingkungan Hidup, yaitu ‘Wanita Peduli Sampah’ antara Pemerintah Provinsi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat dan 23 Perusahaan Proper di Sumbar yang peduli lingkungan.

Gubernur mengapresiasi TP PKK, khususnya kelompok Dasawisma yang telah melakukan berbagai kegiatan dan mendukung program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat. Namun demikian, meskipun mempunyai banyak kegiatan untuk masyarakat, jangan sampai melupakan keluarga, karena tugas rumah tangga tetaplah yang utama.

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa pengorbanan PKK yang bekerja ikhlas dan mandiri karena kelompok Dasawisma adalah kumpulan 10-20 kader PKK yang melaksanakan 10 program PKK yang tersebar di Kabupaten/Kota. Banyak tugas Dasawisma yang selalu didampingi OPD dan badan terkait meskipun begitu kelompok Dasawisma bisa mandiri,” ujarnya.

Sementara, Ketua TP PKK Sumbar, Hj. Nevi menyadari, pelaksanaan 10 program pokok PKK merupakan upaya meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat dalam mempercepat terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera. Kelompok Dasawisma merupakan motor penggerak dan ujung tombak dari gerakan PKK yang diharapkan perannya  dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga lahir dan bathin, khususnya bagi anggota kelompoknya.

“Kita selalu berupaya memotivasi kelompok Dasawisma melalui temu ketua kelompok Dasawisma berprestasi dan dilanjutkan dengan pemilihan kelompok Dasawisma berprestasi yang dilakukan secara berjenjang,” ungkapnya.

Dengan adanya MoU tersebut, PKK diminta mewujudkan Wanita Peduli Sampah. Pada kesempatan itu, dibagikan secara simbolik tong sampah, bioponik, komposter ke 19 kabupaten/kota se Sumatera Barat. Hj.Nevi juga menghimbau untuk memanfaatkan dana desa dalam menunjang pelaksanaan 10 program pokok PKK dan memberikan apresiasi terhadap ketua TP PKK kabupaten/kota serta ketua Dasawisma yang gigih dan ulet dalam menjalankan tugas-tugasnya.  Ia berharap, setelah pencanangan itu akan berkelanjutan dan diikuti oleh kabupaten/kota, dan nantinya akan ada pemantauan ke lapangan.

Sementara, Bupati Tanah Datar diwakili Sekda Kabupaten Tanah Datar, Hardiman mengatakan, pelaksanaan 10 program PKK merupakan sinkronisasi tanggung jawab dan tugas yang cukup berat bagi semua TP PKK secara berjenjang, khususnya kelompok Dasawisma guna mewujudkan keluarga yang sejahtera. Gerakan TP PKK yang dimotori kader dasawisma yang mempunyai peran penting dalam tugas pemberdayaan. Tidak hanya tanggungjawab pemerintah semata, namun juga kontribusi dari masyarkat. PKK merupakan lembaga kemasyarakatan menunjang program pemerintah karena tidak hanya melibatkan kaum perempuan namun juga laki-laki.

Dalam acara pencanangan bulan bakti Dasawisma dan penandatanganan MoU Wanita Peduli Sampah itu juga diserahkan bantuan ayam bertelur 500 ekor ayam, 1000 butir telur dan 1000 botol susu sapi siap minum yang dibagikan kepada kader Dasawisma yang ada di Kabupaten Tanah Datar, serta undangan yang menghadiri. (rin/*)

Berita Terkait

Leave a Reply