
SAWAHLUNTO – Pemerintah kota Sawahlunto menagih janji PT Bukit Asam tahun 2018 lalu, terkait pengelolaan asset utama Kantor UnitP ertambangan Ombilin (UPO) dan Hotel Ombilin Sawahlunto menjadi hotel berbintang empat yang sampai saat ini tak kunjung terealisasi.
Walikota Sawahlunto Deri Asta menyatakan kecewa dengan janji PT Bukit Asam yang tak kunjung merealisasikan programnya. Dan ini bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Senior Manager CSR PTBA, Kanthi Miarso saat paparan program BUMN untuk Negeri di Inna Muara, Jumat (10/8/2018) lalu.
“ Jangankan untuk menjadikan asset utama PT BA Ombilin menjadi hotel berbintang. Hotel Ombilin yang ada sekarang sudah hampir dua tahun tak beroperasi” sebut Deri di balaikota, Rabu (23/10)
Dia mengungkapkan dengan tidak beroperasinya hotel Ombilin sangat menggangu pengembangan pariwisata dengan makin sulitnya penginapan, disaat kota ini sedang genjarnya peningkatan kepariwisataan. “ hal ini juga berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik dari pajak maupun distribusi yang ada” keluh Wako.
Sebelumnya, PT BA telah membangun kerjasama dan sinergitas dengan PT Hotel Indonesia Natour (HIN) selaku mitra akan menjadi hotel berbintang dan berkelas, dilengkapi fasilitas kolam renang serta fasilitas lain yang lebih lengkap asset utama PT BA Ombilin. Bangunan utama kantor PTBA UPO yang bakal ditransformasikan menjadi
hotel berbintang, perusahaan juga berniat mengalihfungsikan sejumlah bangunan bekas rumah pejabat untuk dijadikan penginapan. (tumpak)






