Pemko Padangpanjang Silaturahmi Dengan Komunitas Anti Korupsi
  • Home
  • Berita
  • Pemko Padangpanjang Silaturahmi Dengan Komunitas Anti Korupsi

Pemko Padangpanjang Silaturahmi Dengan Komunitas Anti Korupsi

PADANGPANJANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang melalui Inspektorat setempat menggelar pertemuan dan ramah tamah bersama Komunitas Anti Korupsi yang ada di Kota berjuluk Serambi Mekkah itu, di Rumah Makan Pak Datuak, Kamis (24/9).

Walikota Padangpanjang, H. Fadly Amran, BBA berharap kehadiran rumah aspirasi sebagai sekretariat bersama Komunitas Anti Korupsi yang ada di Kota Padangpanjang dapat dimaksimalkan dengan sebaik mungkin.

“Ini adalah sebuah gerakan yang perlu kita buktikan. Dengan cara pembuktiannya betul-betul harus kita kelola dengan sebaik-baiknya. yakni betul – betul kita sistematis dengan baik, mulai dari alur pelaporannya sampai tindak lanjutnya harus jelas,” ucapnya.

Dengan demikian, kata Fadly kehadiran rumah aspirasi ini bisa dirasakan manfaatnya oleh orang banyak terutama masyarakat.

“Untuk itu saya sudah berkomitmen dari awal kepemimpinan kami bersama bapak Asrul untuk memberantas semua bentuk praktik KKN dan menjadikan Kota Padangpanjang sebagai Kota Anti Korupsi, “tegasnya.

Kedepan, Fadly juga berharap dalam seminggu/sebulan sekali ada pertemuan di rumah aspirasi yang formal, untuk membuka kotak laporan yang telah diisi oleh masyarakat maupun pihak lainnya.

“Sehingga pada kesempatan tersebut kita secara bersama sama dapat membahas segala bentuk laporan yang telah masuk. Ada nih yang ternyata tindakan korupsi, ada pungli di kelurahan a dan lain-lainnya, di sana kawan-kawan kita semua bisa melihat itu. Tapi tentu harus kita telaah dulu, kadang-kadang masyarakat kesal dengan si A si B dia bikin surat surat kaleng, ini tidak mungkin juga,” jelasnya.

Berdasarkan surat tersebut, Inspektoratlah yang meneruskan ini kepada OPD atau meneruskan kepada Walikota ketika memang perlu ada teguran, atau di hukum secara peraturan.

“Sehingga tidak ada lagi spekulasi yang timbul ditengah tengah masyarakat bahwasanya laporan yang telah diberikan ini tidak sampai atau tidak dibaca oleh pak wali,” pungkasnya. (de)

Berita Terkait

Leave a Reply