Pemko Padangpanjang Dengan PT Semen Padang Tanda Tangani Kesepakatan Kerja Sama
  • Home
  • Berita
  • Pemko Padangpanjang Dengan PT Semen Padang Tanda Tangani Kesepakatan Kerja Sama

Pemko Padangpanjang Dengan PT Semen Padang Tanda Tangani Kesepakatan Kerja Sama

Image

PADANG – Sejumlah kepala daerah di Sumatera Barat (Sumbar) lakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan PT Semen Padang (PTSP). Termasuk dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang, Selasa (25/10) di Wisma Indarung, Kota Padang.

Selain Padangpanjang kerja sama juga dilakukan dengan Kota Bukittinggi, Padang, Solok, Payakumbuh, Sawahlunto, dan Pariaman. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan oleh Direktur Utama PTSP, Asri Mukhtar dengan walikota masing-masing daerah. Untuk Padangpanjang, diwakili Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si.

Selain kerja sama dalam percepatan pembangunan daerah, Asri Mukhtar mengatakan, kerja sama ini juga mencakup pelestarian lingkungan hidup dan pengembangan sosial budaya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Semen Padang berkomitmen, berperan aktif dan berkontribusi dalam pembangunan. Ini tentunya tidak dapat kami lakukan sendiri tanpa dukungan dari Gubernur dan Walikota sekalian,” sebutnya.

Dikatakannya, salah satu program dari Semen Padang nantinya yaitu tentang penanganan dan pengolahan sampah. Asri berharap hal ini bisa disenergikan untuk percepatan pembangunan di Sumbar.

Sementara itu, dalam forum diskusi saat kegiatan tersebut, Sonny menyampaikan kesepakatan kerja sama dengan PTSP ini merupakan hal yang sangat bagus dan bermanfaat sekali khususnya bagi Kota Padangpanjang.

“Padangpanjang merupakan kota terkecil di Sumbar. Dengan kondisi luas yang sangat terbatas, kami saat ini terkendala dengan pengelolaan sampah. Terkait dengan itu, kami sangat membuka diri dan mengapresiasi beberapa yang sudah tergambar dalam kerja sama kita ke depan. Salah satunya terkait dengan pengelolaan sampah,” ucapnya.

Selain itu, Sonny juga menerangkan, Padangpanjang juga bergerak di sektor UMKM. Di antaranya produksi susu sapi dan juga produksi batik. Namun terkendala dari segi pemasaran. Hal ini juga perlu kolaborasi dari seluruh pihak.

“Kami berharap melalui PTSP dalam hal pengembangan kualitas dan pemasaran produk UMKM itu. Mudah-mudahan akan ada kerja sama dari kesepakatan ini,” sebutnya. (de)

Berita Terkait

Leave a Reply