
PADANG – Pemerintah Kota Padang membuka jalan bagi pengembangan pelaku usaha ekonomi kreatif subsektor fasyen, khususnya desainer muda. Komunitas desainer muda itu diberi pelatihan dan pendampingan serta memfasilitasi mereka untuk pengembangan kreativitas.
“Selama tiga hari yang lalu kami menggelar ‘workshop design fashion’ untuk desainer pemula dalam rangka pengembangan potensi para pelaku ekonomi kreatif subsektor tersebut,” ungkap Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Padang Wirdanis, Selasa (24/9/2024).
Workshop yang ditutup pada hari Jumat (20/9) lalu itu diharapkan lebih menggeliatkan perkembangan usaha fashion di Kota Padang. Hal itu juga memberikan harapan cerah bagi pelaku ekonomi kreatif subsektor fashion.
“Diharapkan setelah ini (workshop) subsektor fasyen lebih menggeliat dengan munculnya pelaku usaha muda. Ilmu – ilmu yang didapatkan dari pelatihan dapat diimplementasikan,” ujar Wirdanis.
Ia menambahkan, fasyen termasuk salah satu potensi penggerak ekonomi daerah. Terbukti banyak perancang – perancang fasyen berbakat yang eksis di Kota Padang.
Menurut Wirdanis lagi, pelatihan desain fashion juga mendapat dukungan dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Padang. Peserta pelatihan mendapatkan beberapa masukan dari Dekranasda dalam mengembangkan kreativitas dan promosi.
Adapun komunitas pelaku ekonomi kreatif di Kota Padang sangat diuntungkan dengan keberadaan gedung Youth Center. Semua subsektor termasuk desain fasyen bisa memanfaatkan fasilitas itu untuk tempat pelatihan, pertemuan, promosi dan sebagainya.
“Fasilitas gedung Youth Center ini bisa kita manfaatkan untuk pusat kegiatan ekonomi kreatif, karena memang Pemerintah Kota Padang menyediakan untuk komunitas,” imbuhnya. DU






