Pemkab Solsel Dukung Sijunjung Dirikan RS Pratama di Kamang
  • Home
  • Berita
  • Pemkab Solsel Dukung Sijunjung Dirikan RS Pratama di Kamang

Pemkab Solsel Dukung Sijunjung Dirikan RS Pratama di Kamang

Image
Rumah Sakit Pratama Solsel di Lubuk Malako, Sangir Jujuan. (Siska)
Rumah Sakit Pratama Solsel di Lubuk Malako, Sangir Jujuan. (Siska)

SOLSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan (Solsel) menyatakan dukungan terkait rencana Pemkab Sijunjung mendirikan Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Kamang. RS Pratama akan menjadi penunjang bagi percepatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dukungan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Solsel Novirman saat menerima kunjungan studi tiru Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung Edwandra dan rombongan, Sabtu (27/3/2021).

Pemkab Sijunjung ingin mempelajari bagaimana Pemkab Solsel merealisasikan pembangunan RS Pratama Lubuk Malako Kecamatan Sangir, untuk dijadikan acuan dalam rencana pembangunan RS Pratama Kamang, Kabupaten Sijunjung.

“Pembangunan Rumah Sakit Pratama tentunya merupakan sebuah langkah maju yang sangat perlu didukung. Kami akan memberikan semua data dan dokumen yang dibutuhkan Pemkab Sijunjung agar rencana tersebut bisa direalisasikan,” kata Novirman.

Dia memaparkan, RS Pratama Solsel di Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan berdiri di lahan seluas 5 hektare. Lahan sudah bersertifikat saat penyerahan seiring dimulainya pembangunan pada Juli 2020 dan selesai pada Desember 2020.

“Rumah Sakit Pratama Lubuk Malako diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan dari lima Puskesmas di tiga kecamatan,” ujarnya.

Dia menekankan, ketersediaan lahan bebas merupakan salah satu faktor yang harus dipastikan sebelum mengajukan permohonan anggaran ke pemerintah pusat. Disamping juga kesiapan instrumen pendukung serta ketersediaan tenaga kesehatan yang akan ditempatkan nantinya setelah selesai dibangun.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Edwandra mengatakan, jauhnya jarak Puskesmas ke RSUD Sijunjung menjadi alasan yang mendasari rencana pembangunan RS Pratama di Kecamatan Kamang.

Menurutnya, jarak dari Kamang ke RSUD Sijunjung mencapai 75 kilometer, memakan waktu sekitar dua jam perjalanan.

“Jarak ke RSUD Sijunjung menjadi dasar untuk mendirikan RS Pratama di Kamang. Hampir dua jam perjalanan, ini berisiko tinggi terhadap pasien rujukan,” paparnya.

Selain risiko, Edwandra juga mengungkap beban biaya keluarga pasien juga akan tinggi. Meskipun biaya pengobatan sudah ditanggung BPJS Kesehatan, tetapi beban biaya keluarga ketika menunggui atau membezuk pasien tentunya akan lebih besar.

“Untuk itu kami ingin mempelajari dan mencari masukan dari Pemkab Solsel yang telah lebih dulu membangun RS Pratama, sebelum kami melaksanakan pembangunan,” kata Edwandra.

Rencananya, Pemkab Sijunjung akan mengajukan proposal kepada pemerintah pusat agar mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan RS Pratama di Kamang tersebut dalam anggaran tahun 2022 mendatang. (Sis)

Berita Terkait

Leave a Reply