Pemkab Pasbar Kampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
  • Home
  • Berita
  • Pemkab Pasbar Kampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Pemkab Pasbar Kampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Wakil Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto sa,at membuka acara Gerakan Masyarakat hidup Sehat (GERMAS) di Kecamatan, Sungai Aur, kabupaten Pasbar. (fadli)

PASAMAN BARAT – Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pola makanan hidup sehat, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kesehatan  bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat serta Aliansi Pita Putih Indonesia, mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kecamatan Sungai Aur.

Turut hadir dalam kampanye Germas tersebut, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Pasaman Barat, Irwan, Asisten Administrasi, Raf’an, Ketua TP. PKK Pasaman Barat, Yunisra Syahiran, Ketua GOW Pasaman Barat, Sifrowati, Camat Sungai Aur, Yandra Hanafi, Wali nagari, kepala jorong, tokoh masyarakat dan sejumlah pelajar.

Wakil Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto saat membuka kampanye Germas, Jumat (19/10) mengatakan, hal tersebut perlu disukseskan ditengah masyarakat pasbar. Sebab, perubahan pola hidup masyarakat saat ini telah jauh berobah jika dibandingkan dengan beberapa tahun yang silam, sehingga banyak masyarakat yang rentan terkena penyakit tidak menular yang lebih berbahaya.

“Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi, pola hidup sudah jauh berubah. Masyarakat juga jadi kurang melakukan aktifitas fisik, Padahal untuk meraih pola hidup sehat, kita harus penuhi indikator yang telah ditetapkan dalam Germas,” katanya.

Menurut Yulianto, jika derajat kesehatan masyarakat menurun akibat berbagai penyakit tidak menular, maka secara langsung hal tersebut akan berdampak pada menurunnya produktifitas masyarakat. Produktifitas yang menurun tersebut tentunya akan berdampak pada kesejahteraan sosial, karena kondisi ekonomi yang memburuk.

“Mari sama-sama kita terus sukseskan Germas. Penuhi indikatornya yakni melakukan aktifitas fisik selama 30 menit setiap hari, konsumsi buah dan sayur, cek kesehatan secara rutin, tidak merokok dan menggunakan jamban yang bersih,” pungkasnya.

Sementara, perwakilan Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat, Ade Prima menyampaikan, Germas diimplementasikan untuk mengikuti peraturan Presiden RI Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

“Saat ini telah terjadi pergeseran pola penyakit dari tahun  1990 sampai sekarang. Dahulu kita takut dengan penyakit menular, sekarang tidak lagi, justru yang mengancam kesehatan masyarakat saat ini adalah penyakit tidak menular seperti, hipertensi, kolesterol, stroke dan sebagainya,” kata Ade.

Ade berharap, semoga acara ini bukan hanya sebatas seremonial belaka, namun akan benar-benar terimplementasikan dalam kehidupan masyarakat. Sehingga nantinya,  peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang kita harapkan selama ini dapat terwujut,” harapnya. (Fadli)

Berita Terkait

Leave a Reply