
MENTAWAI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mulai Januari 2018 akan memberlakukan transaksi non tunai bagi pengguna anggaran dan bendahara di setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Hal itu sejalan dengan instruksi Presiden melalui Surat Edaran Menteri dalam Negeri Nomor : 900/1867/SJ tanggal 17 April 2017.
Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet menyebutkan, salah satu tujuan transaksi non tunai adalah untuk mempermudah transaksi serta menghindari penyalahgunaan anggaran. “Tahun 2018, seluruh pengelolaan keuangan pemerintahan daerah Mentawai tidak boleh lagi menggunakan uang tunai, seperti pembayaran gaji, tunjangan, perjalanan dinas serta pembayaran proyek-proyek pemerintahan pada pihak ketiga akan diberlakukan transaksi non tunai,” kata Bupati saat sosialisasi implementasi transaksi non tunai yang dilakukan pihak Bank Nagari Tuapeijat di aula Hotel Graha Viona, Senin (27/11/2017).
Menurutnya, transaksi non tunai lebih memudahkan, praktis dan transparan, karena seluruh transaksi yang dilakukan tercatat, tidak bisa melakukan kecurangan. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan terjadi penyelewengan anggaran oleh pengelola keuangan daerah.
Bupati berharap Bank nagari di Mentawai menjadi perbankan yang bisa diandalkan semua kalangan di Bumi Sikerei sebagai ciri khas Bank Pembangunan daerah sekaligus memberikan solusi bagi masyarakat.
Sementara, Kepala Cabang BPD Tuapeijat, Irmed Muurbar mengatakan, tahap awal transaksi non tunai akan diberlakukan kepada pemerintah daerah sesuai dengan MoU yang dibuat, kemudian baru sasarannya kepada masyarakat.
“Implementasi transaksi non tunai akan diakomodir dengan sistem pengeluaran, karena pihak Pemda Mentawai masih melakukan sistem transaksi uang tunai dengan jumlah besar, tentunya riskan akan keamanan dan keselamatan,” kata Irmed.
Diakuinya, untuk memfasilitasi pemerintah daerah Mentawai dalam pengelolaan keuangan memang agak unik dibandingkan dengan lokasi-lokasi tempat daerah lain. Namun, sesuai dengan harapan Pemkab Mentawai, Bank nagari siap mengakomodir layanan di empat pulau tersebut.
Lebih lanjut, Irmed mengatakan, dengan dibangunnya 28 BTS di Kepulauan Mentawai, jaringan komunikasi akan terbuka dan memudahkan melakukan akses transaksi non tunai. Penyelenggaraan transaksi non tunai sendiri akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahun 2018 akan diberlakukan di empat lokasi, yaitu Bank Nagari Tuapeijat, Bank Nagari Muara Siberut, Bank Nagari Sikakap dan Bank Nagari Muara sikabaluan yang masih tahap rencana dioperasikan. (ers)






