PADANG – Laporan perkembangan Covid-19 di Sumatera Barat, hari ini (Senin, 1/2/2021) terkonfirmasi 44 orang tambahan kasus positif baru. Sementara itu, 48 orang pasien positif hari ini juga dinyatakan sembuh serta meninggal 2 orang.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal selaku Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi menyebutkan, tambahan kasus positif dan pasien sembuh tersebut ditemukan dari pemeriksaan 542 sampel oleh tim labor.
“Dari hasil pemeriksaan ditemukan 44 tambahan positif dan kesembuhan setelah dua kali konversi negatif sebanyak 48 orang,” kata Jasman.
Dengan tambahan positif tersebut, maka total sampai hari ini telah 27.023 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Dari jumlah tersebut, termasuk yang sudah dinyatakan sembuh hari ini maka total keaembuhan telah mencapai 25.085 orang atau 92,83 persen.
Sementara itu, dengan adanya 2 orang meninggal hari ini, maka total meninggal bertambah menjadi 602 orang atau 2,23 persen. Dua orang meninggal hari ini berasal dari Kota Solok dan Kabupaten Agam.
Pasien positif yang masih aktif saat ini, menjalani perawatan di berbagai rumah sakit sebanyak 263 orang (0,97 persen). Kemudian menjalani isolasi mandiri 1.020 orang (3,77 persen). Isolasi di fasilitas provinsi 11 orang (0,04 persen) dan di kabupaten/ kota 42 orang (0,16 persen).
Tingkat positivitas (positivity rate) Sumbar sampai hari ini 7,39 persen. Total spesimen diperiksa 523.034 sampel dari 365.436 orang.
Sebaran 44 orang tambahan positif hari ini berasal dari 10 kabupaten dan kota. Tertinggi dari Kota Padang 14 orang dan Kabupaten Padang Pariaman 9 orang.
Kemudian masing-masing 6 orang dari Kabupaten Solok Selatan dan Kepulauan Mentawai. 3 orang dari Kabupaten Solok dan 2 orang dari Kabupaten Tanahdatar. Serta masing – masing 1 orang dari Kota Solok, Kabupaten Sijunjung, Pesisir Selatan dan Pasaman Barat.
Sedangkan 48 pasien dinyatakan sembuh berasal dari 8 kabupaten dan kota. Terbanyak dari Kota Padang 16 orang, Dharmasraya 9 orang, Sijunjung 7 orang dan Kota Padangpanjang 6 orang.
Kemudian dari Kepulauan Mentawai dan Solok Selatan masing-masing 3 orang serta dari Kota Solok dan Kabupaten Agam masing – masing 2 orang.
Kasus Suspek dengan total 431 orang. Dirawat sebanyak 107 orang dan isolasi mandiri sebanyak 324 orang. (Febry)






