AGAM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Agam, Sumatera Barat telah merealisasikan pelaksanaan crash program campak terintegrasi pemberian kapsul vitamin A dan obat cacing mencapai 7.138 balita. Sementara, sasaran dari balita di Agam yang harus mendapatkan imunisasi campak, kapsul vitamin A dan obat cacing tersebut berdasarkan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia adalah sebanyak 40.798 balita.
“Pemberian baru mencapai 17,5 persen balita yang berada 23 puskesmas di 16 kecamatan. Data ini diperoleh dari laporan petugas kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Dr. Indra didampingi Kasi Surveilance dan Imunisasi Betalizar di Lubuk Basung, Rabu (10/8).
7.138 balita yang sudah mendapatkan imunisasi tersebut berada di 16 kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Lubuk Basung sebanyak 981 balita, Tanjung Mutiara sebanyak 507 balita, IV Nagari sebanyak 340 balita, Palembayan sebanyak 1261 balita, Tanjung Raya sebanyak 457 balita. Selanjutnya, Kecamatan Matur sebanyak 341 balita, IV Koto sebanyak 486 balita, Malalak sebanyak 156 balita, Banuhampu sebanyak 191 balita, Candung sebanyak 674 balita dan Kecamatan Ampek Angkek sebanyak 343 balita.
Kemudian, Kecamatan Tilatang Kamang sebanyak 749 balita, Kamang Magek sebanyak 407 balita, Baso sebanyak 32 balita dan Kecamatan Palupuh sebanyak 213 balita.
“Data yang kita peroleh ini masih belum keseluruhan karena pemberian obat ini masih berjalan di setiap posyandu diwilayah itu pada 1 sampai 31 Agustus 2016,” katanya.
Dikatakan, pemberian imunisasi bertujuan untuk meningkatkan status kekebalan pada kelompok rentan dan meningkatkan kekebalan masyarakat di wilayah Kabupaten Agam.
Untuk usia balita, pemberian imunisasi campak tambahan kepada anak usia 9 sampai 59 bulan, suplementasi vitamin A pada anak dengan kelompok umur 6 sampai 59 bulan dan pemberian obat cacing diberikan pada anak usia 12 sampai 59 bulan.
Sebelum pemberian vaksin campak, vitamin A dan obat cacing dilakukan penimbangan balita. Kegiatan tersebut dipantau oleh dokter dari Puskesmas dan para kader yang dilaksanakan di 852 posyandu di Kabupaten Agam. (fajar)






