
TUAPEIJAT – Pelaku yang diduga melakukan tabrak lari di Tuapeijat dengan korban Dewa (13), pelajar SMP, akhirnya menemui pihak keluarga korban untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan di Mapolres Kepulauan Mentawai.
Pelaku saat itu menggunakan kendaraan plat merah B 6206 SQ jenis RX King merupakan salah seorang pegawai negeri di Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Mentawai atas nama Nurhidayat.
Setelah dimintai keterangan, Kasat Lantas Mentawai, AKP. Mazwanda menerangkan, peristiwa kecelakaan yang terjadi di Km 2,5, tepatnya di depan kantor PLN Rayon Tuapeijat, Jumat (6/1), pukul 10.00 WIB bukan tabrak lari. Kebetulan pelaku saat kejadian dalam keadaan pusing.
“Menurut pengakuan pelaku, ia hendak menuju Km.0 tiba-tiba kepala pusing, sehingga lepas kontrol dan mengakibatkan kecelakaan. Atas kejadian tersebut, ia sudah berusaha menolong tapi tidak sanggup, sehingga terpaksa meninggalkan si korban untuk berobat ke puskesmas terdekat, kebetulan mau pergi sholat Jumat juga,” kata Mazwanda kepada padangmedia.com, Jumat (7/1).
Seusai sholat Jumat di Masjid Darusalam Km.0 Tuapeijat, pelaku menemui pihak keluarga. Lalu mereka bersama-sama ke Mapolres Tuapeijat untuk menyelesaikan persoalan.
Pelaku bersama Kepala Dinas Pertanian juga sudah menemui korban di RSUD untuk melihat kondisi korban. Selanjutnya pelaku bersama pihak keluarga dan salah satu anggota Kodim 0319 Mentawai PRK Edo Panjaitan menyelesaikan persoalan tersebut bersama-sama di Mapolres Mentawai.
Saat ini, pelaku masih diamankan di Mapolres Mentawai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Begitu juga barang bukti sepeda motor. Sementara korban setelah dirawat di RSUD Mentawai akhirnya dirujuk ke Padang untuk dilakukan pengobatan lebih lanjut karena korban mengalami patah tulang. (ers)






