
MENTAWAI – Pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 tahun 2017 di Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai pada minggu ketiga secara akumulasi sudah mencapai 90 persen dan tinggal menunggu finishing.
Hal itu dikatakan Dandim 0319 Mentawai, Letkol. Inf. Fajar Tri Yulianto kepada padangmedia.com, Jumat (28/4) di lokasi peninjauan pembukaan badan jalan Kecamatan Siberut Selatan.
Kegiatan yang sudah rampung 100 persen yaitu, pembukaan badan jalan pengecoran teras gereja, pengecoran jalan menuju masjid di daerah Guluk-guluk dan pembangunan bendungan mata air. Sementera untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 6 unit rata-rata sudah 90 persen dan kualitas kerja sekitar 80 persen.
Selama kegiatan TMMD, kata Fajar Tri Yulianto, kendala selama kegiatan TMMD berjalan pernah dua kali terjadi mengalami kelangkaan BBM. Hal itu berpengaruh kepada capaian target yang seharusnya bisa selesai satu atau dua hari, karena BBM tidak ada akhirnya molor lagi.
Kendala lainnya seperti komunikasi sering terputus, sehingga sulit untuk mengambil keputusan untuk melakukan kegiatan ketika membutuhkan bahan-bahan material yang akan dipergunakan. Selain itu, ditambah lagi dengan cuaca ekstrim. Walaupun demikian, Satgas TMMD tetap terus melaksanakan kegiatan sesuai dengan target capaian, jelasnya.
Menurutnya, sejak mulai pembukaan kegiatan TMMD sampai pelaksanaan kegiatan, respon masyarakat setempat mayoritas sangat mendukung. Apapun ceritanya kegiatan TNI adalah Manunggalnya itu bersama masyarakat. Walaupun sebagian kecil masyarakat belum paham kegiatan TMMD, karena dalam kegiatan bukan hanya terlibat TNI saja, akan tetapi melibatkan unsur lapisan masyarakat, terangnya.
Pelaksanaan kegiatan TMMD memang sifatnya periode dan hanya diagendakan satu kali dalam dua tahun secara nasional. Namun demikian, pembangunan yang telah dilakukan selama kegiatan TMMD dapat dilanjutkan dengan kegiatan karya bakti yang merupakan kerja sama TNI dan pemerintah daerah.
“Pelaksanaan kegiatan karya bakti tersebut sudah ada pembicaraan bersama pihak pemerintah daerah. Kegiatan karya bakti itu dipusatkan di Pagai Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Namun, sejauh ini belum tahu pasti apa sasaran kegiatan yang akan dilaksanakan tahun mendatang,” tukasnya.
Dikatakan, kegiatan yang dilaksanakan Satgas TMMD diharapkan berkelanjutan bukan sampai di situ saja. “Bagaimanapun kami dari TNI siap membantu masyarakat dalam membangun Bumi Sikerei dan juga kepada masyarakat ikut berpartisipasi dalam segala hal, sehingga kebersamaan antara TNI bersama rakyat terlihat kompak dalam kemanunggalan,” ujar Dandim menambahkan. (ers)






