
PADANGPANJANG – Arus teknologi informasi dan komunikasi saat ini berkembang dengan pesat. Penggunaan gadget dan internet sudah menjadi bagian dari kehidupan umat manusia. Kendati demikian, teknologi tersebut harus dipergunakan dengan bijak agar kita bisa mendapat manfaat dari kemajuannya.
Memahami hal itu, Walikota Padangpanjang Hendri Arnis memperbolehkan pelajar SMP di kota itu untuk membawa gadget dan mengakses internet di sekolah pada jam yang telah ditentukan. Hal itu sepanjang dipergunakan untuk menunjang pelajaran di sekolah mereka.
“Jadi, kebijakan kita di Kota Padangpanjang memperkenalkan wifi gratis, maka yang memiliki handphone android silahkan dibawa ke sekolah, tidak ada masalah. Tapi dengan catatan, di waktu jam pelajaran tidak digunakan,” ungkap Walikota Hendri Arnis saat menjadi Irup di Sekolah SMPN 1Kota Padangpanjang, Senin (28/8).
Dikatakan, penggunaannya hanya untuk menunjang pelajaran di sekolah, bukan untuk hal lain yang tidak penting. Selain itu, ketentuan membawa gadget ke sekolah berlaku dengan catatan di sekolah sudah tersedia tempat penitipannya. Untuk itu, Wako menghimbau agar seluruh sekolah di Padangpanjang membuat ‘box’ atau fasillitas penyimpanan Hp di masing-masing sekolah.
“Nanti saya akan cek kembali di sekolah-sekolah, SMP dan SMA, apakah sudah merealisasikan pembuatan fasilitas penyimpanan HP tersebut,” ujar Wako pada upacara yang juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Desmon, Kabid SD/ SMP Nasrul, Kepala Pol PP dan Damkar Arkes dan pejabat lainnya.
Lebih lanjut dikatakan, jika kedapatan mengakses atau mengunduh konten yang tidak pantas seperti berbau pornografi, akan dijatuhkan sanksi yang berdampak tak hanya bagi siswa yang berbuat, tapi kepada seluruh siswa yang tak diperbolehkan lagi menggunakan dan membawa gadget ke sekolah. (ris/r)






