
AGAM – Pawai malam takbiran di Ibu Kota Kabupaten Agam, Lubuk Basung, Sabtu (24/6) malam berlangsung meriah. Ribuan warga kota itu tumpah ke jalan menyaksikan ratusan unit kendaraan hias yang melakukan pawai.
Pawai kendaraan hias malam takbiran di Kota Lubuk Basung mendapat sambutan warga masyarakat karena seluruh kendaraan hias yang mengikuti pawai menampilkan ciri khasnya masing-masing.
Pantauan padangmedia.com, sebagian besar kendaraan hias menonjolkan ciri Islami. Sebagian besar kendaraan hias berbentuk masjid dan dilengkapi dengan bedug. Setiap tim kendaraan hias yang ditumpangi kelompok remaja masjid, Sekolah dan pemuda memainkan musik khas Islam disertai alat musik tradisional tambua tansa.
Pawai malam takbiran tersebut diawali dari Depan Kantor Bupati Agam, menuju Bundaran Simpang 3 Lubuk Basung terus ke Simpang Lapau Talang dan Kembali finish di Depan Kantor Bupati Agam. Sepanjang jalan yang dilalui pawai takbir keliling tersebut dipadati warga.
Bundaran Simpang Tigo yang merupakan titik perhentian para warga juga terlihat sangat padat. Malam takbiran di kota itu lebih meriah lagi dengan api obor yang dibawa masing-masing peserta pawai.
Septarina (55), warga setempat mengatakan, pawai malam takbiran di Kota Lubuk Basung menjadi sajian religius pada akhir bulan Ramadan bagi warga setempat. Ribuan warga dari berbagai pelosok Lubuk Basung memadati lokasi pusat perayaan malam takbiran itu.
“Perayaan malam takbiran di Kota Lubuk Basung kali ini luar biasa. Antusiasme warga menghadiri malam takbiran ini sangat tinggi. Jumlah mobil hias yang mengikuti pawai juga sangat banyak, mencapai ratusan unit. Saya melihat bahwa perayaan malam takbiran ini sebagai pesta religi dan budaya karena mobil hias yang ikut pawai rata-rata menonjolkan hiasan agama,” katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Agam, Iptu Julisman, SH, mengatakan, untuk pengamanan malam takbiran, seluruh anggota Satlantas dikerahkan. Titik-titik vital yang dapat menimbulkan kemacetan seperti kawasan Simpang IV Lampu Merah, Bundaran Simpang Tigo, Simpang IV Lapau Talang, Simpang IV Tangah dan lainnya menjadi perhatian polisi.
“Saat kegiatan tersebut, masyarakat kita imbau untuk tidak berhenti sembarang tempat karena akan menimbulkan kemacetan,” ucap Julisman.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap santun dan senantiasa mentaati peraturan lalu lintas saat mengikuti kegiatan tersebut.
Terpisah, Bupati Agam Indra Catri, saat dikonfirmasi, mengatakan, Pemkab Agam sengaja menggelar pawai malam takbiran untuk membangkitkan semangat warga merayakan hari kemenangan.
“Saya berharap, perayaan malam takbiran ini menjadi pendorong bagi warga Lubuk Basung untuk selalu bersyukur dan bergembira melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan. Kegiatan keagamaan tersebut saya harapkan meningkatkan rasa kebersamaan dan persaudaran di tengah masyarakat,” pungkasnya. (fajar)






