PASI Mentawai Perdana Kirim Tiga Atlet Lari Lomba 10 K di Sumbar
  • Home
  • Berita
  • PASI Mentawai Perdana Kirim Tiga Atlet Lari Lomba 10 K di Sumbar

PASI Mentawai Perdana Kirim Tiga Atlet Lari Lomba 10 K di Sumbar

MENTAWAI – PASI Mentawai terus berusaha menelurkan atlet berprestasi. Salah satu cara dengan mengirimkan atlet pelajar ikut lomba lari di Sumbar. Kali ini akan menerjunkan tiga atlet remaja untuk bertanding di Wirabraja Run 10 K pada hari Minggu 18-03-2018 di Kota Padang.

Tiga atlet tersebut ialah Burhan Tapodhadhai, siswa SMP Santo Petrus (17), Diky Martin Siritoitet siswa SMA 2 Sipora (17) dan Kasmara Wananda siswa SMA 2 Sipora (18). Ketiga atlet tersebut merupakan putra daerah Mentawai sekaligus binaan PASI Mentawai bekerjasama dengan Kodim 0319 Mentawai.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Mentawai, Lahmuddin Siregar menyebutkan, tiga atlet yang di kirim itu untuk melihat kemampuan mereka sekaligus menyesuaikan dengan atlet yang berada di luar Mentawai, agar termotivasi untuk lebih semangat. Walaupun medan latihan di Mentawai cukup berat, tapi tetap optimis.

“Besok malam tiga atlet akan diberangkatkan menuju Kota Padang didampingi Pasiops Kodim 0319 Mentawai bersama anggota PASI Mentawai,” ucap Lahmuddin kepada padangmedia.com, Kamis (15/3).

Dikatakan, setiap atlet harus mengedepankan sportifitas olahraga dan menjunjung tinggi keprofesionalan serta menjaga nama baik kabupaten. “Walaupun perdana, diharapkan bisa yang terbaik dan juga memotivasi generasi muda Mentawai lainnya untuk menjadi atlet profesional di kabupaten,” ujarnya.

Sementara, Pasipos Kodim 0319 Mentawai, Kapten.Inf. Didik Lipur Pangestu mengatakan, dikirimnya atlet lari asal putra daerah Mentawai dalam kegiatan Wirabraja Run. Kodim 0319 Mentawai hanya mewadahi atlet Mentawai untuk ikut serta berpartisipasi dalam memeriahkan.

Selain itu, kegiatan itu juga untuk upaya meningkatkan semangat generasi muda Mentawai dalam meyalurkan minat dan menumbuhkan prestasi anak-anak Mentawai dalam mengikuti lomba lari 10 K serta bisa bersaing dengan daerah lain, tuturnya.

Diakuinya, bibit untuk menjadi atlet lari di Kabupaten Kepulauan Mentawai, sebenarnya banyak. Namun, terkendala dengan geografis dan jarak yang membuat sulit merekrut generasi muda Mentawai menjadi atlet yang profesional. Diharapkan ke depan bisa lebih banyak lagi terjaring bibit-bibit atlet lari di Bumi Sikerei, harapnya. (ers)

Berita Terkait

Leave a Reply