Pasca Kerusuhan, Situasi di Nagari Simpang Tonang Mulai Kondusif
  • Home
  • Berita
  • Pasca Kerusuhan, Situasi di Nagari Simpang Tonang Mulai Kondusif

Pasca Kerusuhan, Situasi di Nagari Simpang Tonang Mulai Kondusif

Begini kondisi basecamp milik PT IJM pasca rusuh, Rabu (23/5). (riki)

PASAMAN – Kondisi di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman sudah mulai kondusif pasca terjadinya kerusuhan yang dilakukan oleh ratusan masyarakat yang menolak tambang emas di daerah itu.

Menurut Kapolres Pasaman, AKBP, Hasanuddin, Kamis (24/5) siang, kondisi saat ini telah tenang. Masyarakat telah kembali beraktifitas seperti biasanya.

“Alhamdulillah, situasi mulai kondusif. Ratusan masyarakat yang melakukan aksi menolak tambang emas tersebut, kini telah beraktifitas kembali,” kata Kapolres Pasaman, AKBP, Hasanuddin saat dikonfirmasi padangmedia.com.

Kendati situasi demikian, katanya, pihak kepolisian dari Polres Pasaman selalu stand by di Mako Polres dan  Mako Polsek untuk memonitor situasi pasca kejadian.

“Personil kita tetap berjaga walupun situasi mulai kondusif. Personil kita selalu standby, baik itu di Mako Polres maupun di Mako Polsek,” katanya.

Di samping itu, ia juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat menahan diri dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang melibatkan perpecahan sesama masyarakat sendiri.

“Kita sangat berharap kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi anarkis, main hakim sendiri serta tindakan melanggar hukum supaya situasi kembali kondusif,” harap Kapolres.

Sebelumnya, pada Selasa (22/5) kemarin, ratusan masyarakat yang menolak PT. Inexco Jaya Makmur (IJM) melakukan aktifitas tambang emas di Nagari Simpang Tonang sempat rusuh di lokasi basecamp milik PT. IJM.

Akibat kejadian tersebut, tiga unit mobil milik Dandim 0305/Pasaman dan personil Polres Pasaman dirusak massa. Satu unit mobil di antaranya dibakar oleh massa.

Tidak sampai disitu saja, pada Rabu (23/5) siang, aksi kerusuhan tersebut kembali terjadi. Ratusan massa berhasil membakat basecamp milik PT. IJM tersebut. (riki)

Berita Terkait

Leave a Reply