
PASAMAN – Arus di listrik di Kabupaten Pasaman lumpuh total sejak Jum’at (12/10) dini hari. Padamnya arus listrik disebabkan bencana banjir, tanah longsor dan kayu tumbang yang sebagian besar melanda daerah Kabupaten Pasaman sejak beberapa hari belakangan ini.
Hingga Jum’at (12/10) pukul 18.30 Wib, arus listrik masih belum menyala di sebagian besar wilayah Pasaman.
Menurut Manager PLN Rayon Lubuk Sikaping, David Yusaf, padamnya arus listrik di Kabupaten Pasaman disebabkan gangguan yang cukup parah dari dua arah penyuplai arus ke Pasaman.
“Penyuplai arus listrik yang masuk ke Kabupaten Pasaman dari dua arah, yakni dari Bukittinggi dan Kabupaten Pasaman Barat. Dua daerah penyuplai ini terjadi gangguan yang sangat serius,” kata David Yusaf.
Dia menerangkan, saat ini sangat banyak tiang listrik yang roboh tertimpa material longsor, bahkan kabelnya ada yang putus.
“Personil kita kini tengah berusaha memperbaiki jaringan listrik tersebut, baik dari arah Bukittinggi maupun dari arah Pasaman Barat,” terangnya
Dia mengatakan, untuk kawasan Kabupaten Pasaman, gangguan listrik terdapat di Kecamatan Bonjol dari arah Bukittinggi dan Kecamatan Duo Koto dari arah Pasaman Barat
Katanya, kerusakan tersebut baru sebatas tiang penyuplai. Belum lagi fasilitas dalam kota atau kecamatan yang tumbang karena dihantam banjir.
“Ada beberapa titik yang sudah kita temukan gangguannya. Ini sudah diperbaiki. Ada juga yang belum bertemu lokasi titik gangguannya. Medan seperti perbukitan ditambah hujan masih deras, menyulitkan tim untuk memperbaiki gangguang. Meski begitu, kami terus berupaya sejak dini hari tadi,” ungkapnya. (riki)






