PADANGPANJANG- Salah satu upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, Pemko Padangpanjang bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menerapkan pemakaian pin “SayaAnti Korupsi” bagi semua aparatur pemerintahan dilingkungan pemko Padangpanjang.
Pemasangan pin saya anti korupsi dilakukan usai upacara di halaman Balaikota Padangpanjang, oleh Walikota Hendri Arnis Senin, 30/11 dihadiri semua SKPD, asisten, staf ahli dan staf dijajaran pemerintah pemko Padangpanjang.
Kabag Humas Setdako Ampera Salim yang dikonfirmasi padangmedia.com pagi ini diruang kerjanya mengungkapkan, pemasangan pin saya anti korupsi sebagai salah satu wujud dari kerja sama yang dilakukan Pemko
Padangpanjang dengan KPK yang disejalankan dengan upaya lainnya dalam menciptakan Kota Padangpanjang bersih.
“Dengan adanya pemasangan pin saya anti korupsi ini akan melekat dihati setiap aparatur dilingkungan pemko Padangpanjang dalam mewujudkan Padangpanjang sebagai kota yang bersih, bersih lingkungan, bersih administrasi dan lain-lainnya. Apalagi dengan pin tersebut masyarakat dapat melihat langsung,” jelas Ampera Salim pada
padangmedia.com.
Ditambahkannya dalam realisasinya tidak akan adalagi pemungutan diluar pungutan resmi. Upaya lainnya adalah rekanan yang berurusan dengan pemko Padangpanjang dalam pembayaran tidak lagi melakukan pembayaran
tunai tapi dengan non tunai sebagai salah satu bentuk pencegahan terjadinya korupsi.
“Mencegah terjadinya korupsi, rekanan yang bermitra dengan pemko Padangpanjang, dalam hal pembiayaan tidak lagi secara tunai. Hal ini sebagai antisipasi indikasi korupsi. Semua pembayaran dilakukan dengan non tunai, sebagai bentuk realisasi tekad Pemko dalam mewujudkan Padangpanjang bersih,” tambah Ampera Salim.
Selain itu dalam waktu dekat Pemko Padangpanjang juga akan melaksanakan pembekalan bagi aparatur dilingkungan Pemerintah Kota Padangpanjang tentang tindak pidana korupsi dengan mendatangkan narasumber dari KPK.
“Tindak lanjut lain kerjasama dengan KPK, Pemko Padangpanjang dalam waktu dekat akan memberikan pembekalan bagi aparatur pemerintahan dengan narasumber langsung dari KPK. Ini merupakan salah satu dari
keinginan Walikota Hendri Arnis untuk menciptakan Kota Padangpanjang yang bersih, bersih lingkungan, aparatur dan administrasi dari penyakit korupsi,”ungkap Kabag Humas Ampera Salim. (isril)







