PADANGPANJANG – Kota Padangpanjang terpilih untuk mengikuti ‘Hack The Classroom Global’ yang diadakan secara rutin oleh Microsoft Indonesia 2017. Tahun ini diadakan secara serentak di 6 kota di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, Solo, Yogyakarta, Sidoarjo, Sidrap, dan Kota Padangpanjang.
Hack the Classroom Indonesia 2017 mengajak guru-guru Indonesia untuk meretas kelas-kelas untuk memantik kreativitas dan rasa ingin tahu siswa di kelas dengan cara yang inovatif.
Pada kegiatan yang diadakan Jum’at (29/9) di SMPN 2 Kota Padangpanjang, ikut sebagai peserta sejumlah guru SD, SMP, SMA, serta SMK se Sumatera Barat dan dilakukan secara live melalui Skype yang didampingi langsung oleh Microsoft Innovative Edukator (MIE). Dalam acara itu, setiap guru yang ikut akan dibagi dalam satu kelompok dari setiap kota. Satu kelompok dari setiap kota itu akan membagikan hasil diskusinya untuk menginspirasi peserta lainnya dan melakukan tanya jawab dengan peserta di kota lain, sehingga tercipta ide-ide baru untuk meningkatkan pembelajaran di kelas.
Hack the Classroom Indonesia dilaksanakan tidak lebih dari 4 jam yang terdiri atas 3 tahap, yaitu Bincang Edukasi, Learning Challenge dan Skype-a-Thon. Tahap 1, Bincang Edukasi dipandu oleh Microsoft Teacher Ambassador Rima Arta Manurung dengan narasumber yang berasal dari para praktisi IT (Paulina Panne, selaku staf ahli bidang akademik Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Benny Kusuma selaku Education Lead PT. Microsoft Indonesia dan Saara Suaib, selaku Microsoft Innovative Educator (MIE) – Guru Bahasa Inggris SMAI Al Azhar 18 Jakarta.
Pada tahap itu, para peserta diajak untuk mengikuti talk show tentang pentingnya menyatukan rencana kegiatan pembelajaran dan penerapan teknologi tepat guna dalam pembelajaran di kelas. Talk Show diadakan di auditorium Microsoft Indonesia Bursa Efek Jakarta Tower 2 Lantai 18 yang diikuti oleh sekitar 100 orang guru dari Jabodetabek.
Tahap kedua, yaitu Learning Challange di mana para peserta dikelompokkan dalam beberapa grup dan berdiskusi bersama untuk menciptakan inovasi terhadap berbagai problem yang dialami ketika pembelajaran di kelas. Dalam tahap itu, peserta dituntut untuk dapat membuat ide-ide baru untuk mengatasi permasalahan yang ada dengan memanfaatkan teknologi. Tahap itu berlangsung secara off-air selama 60 menit.
Skype-a-Thon adalah tahap terakhir di mana pada tahap itu telah terpilih kelompok terbaik yang akan berbagi ide pembelajaran yang telah didapat selama kegiatan Learning Activites. Bagi semua peserta yang mengikuti acara akan mendapatkan sertifikat dari Microsoft Indonesia. Sedangkan untuk peserta terbaik mendapatkan suvenir cantik dari Microsoft. (ris/r)






