
PADANGPANJANG – Wali Kota Padangpanjang, Hendri Arnis meminta jajaran Dinas Pertanian hingga tenaga penyuluh lapangan bisa mewujudkan kembali pola pertanian berbasis organik. Seluruh kebutuhan untuk menunjang program tersebut akan dilengkapi, termasuk peningkatan SDM petani, penyuluh, kelengkapan sarana dan prasarana pertanian hingga pasar. Semuanya akan difasilitasi maksimal oleh Pemko Padangpanjang.
“Saya ingin Padangpanjang dengan segala potensinya bisa menjadi daerah sentra produksi pertanian organik, non pestisida. Karena, mulai sekarang hingga ke depannya, pola komsumsi masyarakat akan kembali pada pola hidup sehat dengan hanya mengkonsumsi makanan sehat dan menyehatkan tanpa pestisida,” kata Hendri Arnis di hadapan belasan aparat Dinas Pertanian Kota Padangpanjang, mulai dari kepala dinas, Kabid, hingga para penyuluh pertanian di kediaman Walikota, Senin (17/7).
Menurut Hendri, saat ini sudah dibina tiga kelompok tani berbasis organik di Padangpanjang. Namun, masih ada belasan lagi yang belum. “Kelompok tani yang belum terbina tersebut yang akan kita sasar agar mereka beralih ke pola pertanian non pestisida. Yang jelas, pertanian organik jauh lebih menguntungkan bagi petani, karena harga jualnya lebih tinggi,” sebutnya.
Dalam diskusi tersebut, Walikota menyanggupi sejumlah permintaan penyuluh pertanian, seperti mengadakan bimbingan teknis (Bintek) bagi para PPL, pendidikan dan latihan lapangan bagi para petani, melengkapi sarana transportasi para penyuluh dan hal-hal lainnya. Sementara terkait pasar hasil pertanian organik, walikota menyanggupi untuk membantu secara pribadi permodalan awalnya. Jika memang pemerintah tidak boleh melakukan hal itu karena aturan yang berlaku.
“Untuk sewa tempat, jika pedagang tidak punya modal membayar di awal, akan saya bantu. Kalau masalah pengembalian, kapanpun lunasnya tidak persoalan. Nanti disaat melunasi, jika masih ada kurang-kurang sedikit, yaa kita anggap lunas ajalah,” ungkap Hendri Arnis yang disambut senyum sumringah para PPL.
Menyangkut penyediaan lokasi pasar, Walikota Padangpanjang menugaskan Kepala Dinas Perdagangan, Arpan, SH untuk segera mempersiapkannya. Menurutnya, akan disiapkan gedung khusus setaraf mall untuk dijadikan pasar pusat produksi pertanian organik Padangpanjang, dengan memanfaatkan gedung promosi Senja Kenangan di Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padangpanjang Barat. Gedung pusat penjualan hasil pertanian organik akan dilengkapi dengan AC sentral, rak dan dinding kaca serta pencahayaan yang bagus, mirip pasar swalayan di perkotaan.
“Saya ingin produksi hasil pertanian organik Padangpanjang dipasarkan langsung di Padangpanjang dan tidak lagi dipasarkan di daerah tetangga, seperti yang berlaku selama ini,” sebut Hendri Arnis.
Sementara itu, Kadis Koperindag Kota Padangpanjang, Arpan, SH menyatakan, pasar pertanian organik yang berlokasi di gedung promosi senja kenangan, akan direnovasi tahun ini juga, melalui anggaran APBD Perubahan. “Kalau Pak Wako sudah mendukung penuh, saya yakin pasar pusat pertanian organik tersebut dapat diwujudkan dalam tahun 2017 ini juga,” ujar Arpan optimis. (ris/r)






