
Padangmedia.com – Omzet penjualan pedagang pakaian jadi di Ibu Kota Kabupaten Agam, Lubuk Basung, meningkat tajam menjelang lebaran Idul Fitri 2019/1440 H.
Animo masyarakat untuk membeli pakaian baru jelang lebaran mengalami peningkatan hingga mencapai 100 persen.
Salah satu pedagang pakaian jadi di Pasar Lama Lubuk Basung, Panji menyebutkan, peningkatan pembeli sudah mulai terlihat sejak dua pekan menjelang lebaran.
“Sekitar dua minggu sebelum lebaran sudah mulai banyak pembeli,”kata Panji, saat ditemui Padangmedia.com, di Tokonya, Minggu (2/5).
Menurutnya, kondisi seperti ini rutin terjadi setiap momentum datangnya hari lebaran, karena sudah menjadi tradisi ummat muslim berburu membeli baju baru untuk digunakan pada hari lebaran.
“Semua jenis busana laris manis mulai busana anak-anak, remaja hingga busana muslim,”ujarnya.
Menurut dia, tingkat pembeli pakaian baru semakin terasa padat di H-7 Lebaran. “Mulai pekan ini terpaksa saya mencari tambahan karyawan karena animo pembeli semakin tinggi,”terangnya.
Meski harga pakaian baju baru turut meningkat kata dia, namun warga tetap saja melakukan transaksi pembelian untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka saat lebaran tiba.
Dia mengaku jika pada hari biasa, omzet penjualan yang bisa dihasilkan setiap hari beragam. Kisaran Rp1 juta hingga Rp2 juta. “Kalau mendekati lebaran ini mencapai Rp25 juta hingga Rp30 juta,”sebutnya.
Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Man. Menurutnya, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan konsumen, ia sudah menyediakan pakaian lebih banyak dibandingkan dengan hari-hari biasa.
“Dua minggu sebelum lebaran sudah banyak konsumen yang datang membeli pakaian,” ujarnya.
Kalau sudah begini, Man mengaku kewalahan melayani pembeli, untuk istirahat pun sulit. Ia harus menambah beberapa orang karyawan menjelang lebaran.
Tingkat penjualan busana diprediksi akan semakin meningkat hingga H-1 Lebaran Idul Fitri. (fajar)






