Munas VII Gebu Minang Momentum Kebangkitan Ekonomi Pascapandemi
  • Home
  • Berita
  • Munas VII Gebu Minang Momentum Kebangkitan Ekonomi Pascapandemi

Munas VII Gebu Minang Momentum Kebangkitan Ekonomi Pascapandemi

Image

PADANG- Gelaran Musyawarah Nasional (Munas) yang akan berlangsung selama tiga hari mulai besok (Rabu, 25/5/2022) diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi pascapandemi Covid-19. Selama Munas, kehadiran ratusan peserta dari seluruh Indonesia dirasakan akan memberikan dampak positif kepada perekonomian masyarakat.

Sekretaris DPW Gebu Minang Sumatera Barat, Dian Anggraini mengungkapkan, Munas ketujuh yang akan berlangsung di Kota Padang itu memiliki arti penting bagi masyarakat Minang baik di ranah maupun di rantau. Munas tersebut diyakini menjadi salah satu pintu masuk bagi kebangkitan ekonomi.

“Munas ini kami rasakan sangat penting bagi masyarakat minang karena bisa menjadi pintu masuk kebangkitan ekonomi,” kata Dian, Selasa (24/5/2022).

Menurut Dian, sebagian besar kegiatan Gebu Minang, baik di saerah maupun nasional didedikasikan untuk penguatan ekonomi masyarakat. Terutama untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Gebu Minang banyak memfokuskan program ke sektor tersebut.

Dia mengakui, selama dua tahun pandemi Covid-19 kondisi perekonomian baik nasional maupun global telah mengalami guncangan hebat, termasuk juga di Sumatera Barat. Melalui momen Munas ketujuh, Gebu Minang akan berupaya menyusun berbagai program untuk berkontribusi dalam kebangkitan ekonomi.

Menurutnya, Munas Gebu Minang kali ini akan membahas sinergi program kerja untuk pemulihan ekonomi. Hadirnya ratusan peserta dan undangan yang merupakan tokoh-tokoh nasional dan pelaku ekonomi diharapkan memberikan dampak positif dalam memacu pergerakan ekonomi kembali bergairah.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri Nasional (KADIN) Kota Padang Irfan Amran menyambut baik penyelenggaraan Munas Gebu Minang ketujuh. Munas tersebut sekaligus bisa menjadi peluang bagi pelaku usaha di Sumatera Barat.

“Munas Gebu Minang ini tentunya akan membuka berbagai peluang bagi pelaku usaha di Sumbar setelah dua tahun terpuruk karena situasi pandemi,” ucap Irfan. (Febry)

Berita Terkait

Leave a Reply