Muhidi: Pemimpin Harus Paham Agama, Adat, dan Budaya
  • Home
  • Berita
  • Muhidi: Pemimpin Harus Paham Agama, Adat, dan Budaya

Muhidi: Pemimpin Harus Paham Agama, Adat, dan Budaya

Muhidi ldk osis smk pyk copy

PAYAKUMBUH- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Muhidi mengingatkan calon pemimpin harus memiliki fondasi karakter kepemimpinan yang kuat. Fondasi tersebut adalah pemahaman dan pengamalan kuat terhadap nilai-nilai agama, adat, dan budaya yang menjadi dasar sebuah kepemimpinan yang baik.

Hal itu ditegaskan Muhidi saat membuka kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kota Payakumbuh di SMKN 1 Payakumbuh, Sabtu (2/8/2025).

“Kepemimpinan sejatinya bukan sekadar kemampuan manajerial dan intelektualitas tetapi juga harus memiliki fondasi atau akar yang kokoh yaitu agama, adat, dan budaya,” tegas Muhidi.

Dia menegaskan, generasi muda saat ini harus mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa mendatang. Untuk itu, hendaknya persiapan tersebut dilakukan dengan memperdalam ilmu agama serta nilai-nilai adat dan budaya. Hal tersebut harus seimbang dengan menekuni ilmu pengetahuan umum sehingga nantinya nantinya menjadi pemimpin yang memiliki keimanan yang kuat serta cerdas secara intelektual.

“Jika nilai-nilai agama, adat, dan budaya ini mengakar kokoh di dalam jiwa generasi muda maka insyaalah akan menjadi pemimpin yang amanah, adil, dan disegani di masa mendatang,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Pendidikan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Ariswan menyampaikan, kegiatan LDK OSIS SMK tersebut bertujuan untuk membentuk karakter dasar kepemimpinan bagi peserta. Dia berharap, melalui pelatihan dasar tersebut akan menjadi bekal bagi pengembangan karakter kepemimpinan yang baik untuk menghadapi kehidupan di masa depan.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan akan menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara ilmu dan keterampilan tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang bisa menjadi bekal menghadapi kehidupan di masa depan baik dalam dunia kerja maupun dalam kehidupan social,” ujarnya. F

Berita Terkait

Leave a Reply