MTQ Kabupaten Mentawai Resmi Dibuka

MTQ Kabupaten Mentawai Resmi Dibuka

Pembukaan MTQ VI Tingkat Kab. Kepulauan Mentawai. (ers)
Pembukaan MTQ VI Tingkat Kab. Kepulauan Mentawai. (ers)

MENTAWAI – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VI tingkat kabupaten Kepulauan Mentawai tahun 2016 resmi dibuka. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Mentawai didampingi Forkompinda serta pejabat lainnya di halaman Sekretarit Umum Daerah, Rabu (21/12).

Kegiatan tersebut diikuti 370 peserta dari 10 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sedangkan dewan juri berjumlah 49 orang. Pembukaan MTQ dimeriahkan dengan penampilan drum band dari pelajar sekaligus mengiringi jalannya defile setiap kontingen dan dilanjutkan dengan tarian kreasi Mentawai. 

Pj Bupati Kepulauan Mentawai, Pj. Drs. Syafrizal dalam sambutannya menyampaikan, penyelenggaraan MTQ  tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai bukan hanya sekedar perlombaan atau memperkuat masyarakat saja, namun bagaimana mengamalkan makna inti sari kandungan Al-Quran dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di Bumi Sikerei. Kegiatan itu juga diharapkan menjadi momentum berharga guna meningkatkan, mempererat dan memperkokoh ukuwah Islamiah melalui syiar Al-Quran sebagai barometer untuk mengukur hasil kegiatan pembelajaran Al-Quran di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Sebagaimana kita ketahui, MTQ merupakan kegiatan yang telah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa kita. Kehadiran MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Mengingat event keagamaan ini, selain media dakwah dan siar keagamaan, juga efektif meningkatkan ukuwah Islamiah. Karena dalam iven ini, masyarakat dari 10 kecamatan, mulai dari ujung pulau Siberut sampai ujung pulau Pagai Selatan bertemu untuk bersilaturrahmi,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Mentawai, Nikanor Saguruk mengatakan, penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Kepulauan Mentawai bukan hanya melakukan event perlombaan saja, namun diharapkan ada esensi sosial yang harus dijaga dalam merajuk keberagaman di tengah masyarakat Bumi Sikerei.

Ia menghimbau, penyelenggaraan MTQ mampu memperkokoh serta mempersatukan keberagaman yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Juga untuk membangun Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama-sama.

Saat ini tidak ada lagi yang namanya perbedaan di Bumi Sikerei. Kita harus satu tujuan untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Bagaimana masyarakat Mentawai sejahtera dari 10 kecamatan ini,” tuturnya.

Di tempat yang samam Kepala Kantor Kementrian wilayah Sumbar, Damri Tanjung menyebutkan, salah satu tujuan penyelenggaraan MTQ adalah untuk mengukur sejauh mana keberhasilan dan keseriusan dalam mendidik anak-anak kita untuk memahami, menghafal dan menulis ayat-ayat suci Al-quran dalam bentuk ivent. Ia berharap, MTQ bukan sebatas kegiatan seremonial saja, tapi bagaimana memahami isi kandungan Al-quran dan memahami secara kolektif serta mengaplikasikan isi kandungan Al-quran dalam kehidupan sehari-hari. (ers)

 

Berita Terkait

Leave a Reply