
TUAPEIJAT – Masyarakat di wilayah Tuapeijat Kabupaten Kepulauan Mentawai mulai resah dengan terjadinya aksi pembongkaran mobil oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Peristiwa itu terjadi terhadap mobil Avanza Velos nomor polisi AB 1883 AY milik Dodi Christian Wahyu di Km. 5 Dusun Turonia Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara.
Aksi bongkar mobil tersebut terjadi Minggu (18/3) malam. Padahal, saat pulang dari Mapadegat sorenya, keberadaan mobil masih utuh. Namun, pagi saat hendak menghantarkan anak pergi sekolah diketahui bagian depan mobil telah terbongkar.
Barang yang diambil orang tak dikenal itu merupakan aksesoris mobil, yaitu speaker klakson dan onderdil lainnya dengan menggunakan peralatan.
Dodi memperkirakan pelakunya sudah profesional. Karena, mobil hanya lecet sedikit kena congkelan pada bagian depan mobil.
Saat pelaku mencongkel bagian depan mobil, tidak ada mengeluarkan bunyi alarm. Biasanya mobil tersentuh akan berbunyi keras. “Pelaku sepertinya sudah kelas kakap dan perlu diwaspadai di Tuapeijat,” kata Dodi kepada padangmedia.com, Senin (19/3).
Kejadian ini sama sekali tidak pernah terjadi di wilayah tuapeijat, pasalnya mobil pribadi masyarakat parkirnya hanya di dekat jalan depan rumah bukan didalam bagasi, namun kekwatiran akan bisa berdampak kepada masyarakat lain yang memiliki mobil.
Dodi mengatakan, perkiraan kerugian hampir jutaan, karena satu set speaker klakson itu harganya 2 juta ditambah spekbor. Kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk menelusuri pelaku pencurian aksesoris mobil tersebut.
Ia mengharapkan kejadian ini pihak kepolisian segera menemukan pelakunya, sehingga tidak terulang kembali kejadian tersebut, persoalannya juga lapangan pekerjaan sangat sulit didapatkan saat ini di kabupaten kepulauan mentawai.
Peristiwa yang menimpa dirinya menjadi perhatian bagi semua masyarakat mentawai yang memiliki kendaraan roda empat, karena tidak pernah terjadi di mentawai, beda halnya keberadaan lokasinya seperti di kota-kota besar memang sangat rawan, tutupnya. (ers)






