
PADANG- Calon gubernur Sumatera Barat nomor urut 1 merasa optimis bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi (PE) Sumatera Barat ke depan bisa berada pada kisaran angka 7 persen. Namun, calon gubernur nomor urut 2 Irwan Prayitno mematok PE lebih realistis pada kisaran 6,5 persen berpedoman kepada ekonomi global saat ini.
Dalam debat publik calon gubernur – wakil gubernur yang dihelat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat, Senin (23/11) malam, target pencapaian pertumbuhan ekonomi tersebut diungkapkan oleh ke dua pasangan calon. Target itu diungkapkan menjawab pertanyaan yang dilontarkan moderator debat, Ekonom Universitas Andalas Hefrizal Handra.
Hefrizal mengemukakan, pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2010-2015, pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat ditargetkan 7 persen. Namun pada pencapaiannya setiap tahun hanya pada kisaran 5 sampai 6 persen.
Menanggapi hal itu, calon gubernur nomor urut 1 merasa optimis bisa mencapai pertumbuhan hingga 7 persen. Ia menilai, peningkatan dapat direalisasikan dengan berharap kepada masuknya investasi.
” Untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, salah satunya adalah dari masuknya investasi untuk menggarap berbagai potensi,” ungkapnya.
Sementara, calon gubernur nomor urut 2 Irwan Prayitno berpendapat realistis dengan mematok pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada kisaran 6,5 persen. Kondisi ekonomi global saat ini harus menjadi pertimbangan dalam mentargetkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pencapaian pertumbuhan ekonomi tersebut menurut Irwan dapat dicapai dengan menggarap potensi-potensi terutama pada sumber daya alam untuk energi seperti panas bumi (geo thermal), potensi tenaga listrik mikro hidro dan bio energi. Penggarapan sektor pariwisata juga berpeluang besar untuk menggenjot pertumbuhan dalam rangka mencapai target tersebut.
” Menggarap sumber-sumber energi seperti geo thermal, listik mikro hidro, bio energi merupakan langkah mendongkrak pertumbuhan ekonomi disamping sektor pariwisata, pertanian, perikanan dan kemaritiman serta sektor-sektor lainnya,” ujarnya.
Debat publik yang kedua kali oleh KPU Sumatera Barat ini memang bertemakan ekonomi, keuangan dan pembangunan. Dalam debat kali ini, visi dan misi ke dua pasangan calon dibedah dengan harapan memberikan pencerdasan kepada masyarakat pemilih tentang calon yang akan dipilih untuk menjadi pemimpin dalam lima tahun ke depan.
Seperti diketahui, pemilihan gubernur – wakil gubernur Sumatera Barat tahun 2015 diikuti oleh dua pasangan calon. Ke dua paslon tersebut adalah pasangan Muslim Kasim – Fauzi Bahar (nomor urut 1) dan pasangan Irwan Prayitno – Nasrul Abit (nomor urut 2). (feb)






