PADANGPANJANG-Ketatnya persaingan selama pelaksanaan MTQ Nasional Tingkat Sumatera Barat ke XXXVI di Sawahlunto, membuat Kota Padangpanjang harus puas dengan hasil peringkat 12 setelah Sawahlunto. Dengan hasil tersebut, Kafilah Kota Padangpanjang akan terus berupaya untuk lebih meningkatkan persiapanpada tahun tahun mendatang.
Kabag Kesra Setadko Padangpanjang Eri Katik mengungkapkan, kafilah Kota Padangpanjang di MTQ Sawahlunto telah dipersiapkan dengan sangat matang sejak dari awal TC hingga jelang pelaksanaan MTQ di Kota Sawahlunto beberapa waktu lalu.
“Kafilah Kota Padangpanjang yang masuk final ada sebanyak 11 orang dengan persaingan yang sangat ketat dari kafilah Kabupaten Kota lainnya dan kafillah kita sudah menunjukan segala kemampuannya,” ungkap Kabag Kesra Eri Katik saat dihubungi padangmedia.com di balaikota Selasa (24/11).
Sementara itu Wakil Walikota Padangpanjang menyebutkan, kafilah Kota Padangpanjang telah melakukan perjuangan yang sangat baik. Jangan sampai patah semangat dengan hasil yang telah dicapai karena makna
sesungguhnya adalah memaknai kandungan Al Qur’an itu sendiri.
“Kita tentunya berterimakasih kepada kafilah Kota Padangpanjang yang telah berjuang sebaik mungkin di ajang MTQ tersebut. Apapun hasilnya jangan patah semangat karena itulah hasil yang telah dicapai. Apalagi persaingan sangat ketat, mudah-mudahan di MTQ berikutnya kita bisa tampil lebih baik lagi dengan evaluasi hasil MTQ di Sawahlunto ini,” ungkap Wawako Mawardi pada padangmedia.com di Balaikota hari ini.
Diajang MTQ XXXVI Sawahlunto, Kota Padangpanjang dengan 52 kafilah mengikuti semua cabang yang dilombakan. 11 kafilah diantaranya berhasil masuk final di 6 cabang dengan hasil akhir Kota Padangpanjang berada di peringkat 12. Di MTQ XXXVI tersebut hanya dua cabang yang tidak diikuti Kota Padangpanjang, yakni Tilawah Tunanetra (pa/pi) dan Hafiz 30 jus (pa/pi). (isril)







