
MENTAWAI – Komunitas Mentawai Kekinian (MK) menyalurkan sejumlah paket pendidikan bagi pelajar tidak mampu di beberapa desa dan dusun di wilayah kecamatan Sipora utara dan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Paket pendidikan yang dibagikan adalah dana sebesar Rp150.000 per orang serta sejumlah perlengkapan sekolah seperti tas dan alat tulis.
Menurut pembimbing komunitas Mentawai Kekinian (MK), Muhammad Hendra Sababalat kepada padangmedia.com, Kamis (30/3), paket pendidikan yang dibagian tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan MK kepada donatur sebanyak Rp4.800.000. Paket pendidikan tersebut dibagikan kepada 32 anak sekolah, mulai dari daerah Goiso’oinan, Matobe, Rokot dan Sioban. Bantuan paket pendidikan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan kepala dusun agar bantuan paket pendidikan tidak asal bagikan, tapi diutamakan bagi keluarga yang tidak mampu.
“Penggalangan dana didapat dari berbagai wilayah seperti daerah Bandung, Pekanbaru, Tuapeijat dan Sikakap. Para donatur tersebut merupakan orang-orang yang peduli dengan generasi muda Mentawai,” ujar Duta Wisata Silainge itu.
Dalam pembagian paket pendidikan yang dilakukan di beberapa daerah, para orang tua sangat bangga dan bahagia dengan paket pendidikan yang diterima anak-anak mereka. Bantuan tersebut sangat membantu.
Dikatakan Hendra, pemuda merupakan harapan masyarakat untuk menciptakan pembangunan. Terutama bagi generasi muda Mentawai. Karena itu, pemuda harus memiliki kepedulian terhadap lingkungannya. Ia minta pemuda lebih berperan dalam membangun daerahnya sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat.
Ke depan, Mentawai Kekinian akan lebih banyak melakukan aksi sosial kepada masyarakat di Bumi Sikerei. Ia berharap akan lebih banyak yang bisa bergabung bersama Mentawai Kekinian. “Kalau bukan kita siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” pungkas Hendra. (ers)






