Meninggal 33 Orang, Kasus Kematian Harian Tertinggi Selama Masa Pandemi Covid-19
  • Home
  • Berita
  • Meninggal 33 Orang, Kasus Kematian Harian Tertinggi Selama Masa Pandemi Covid-19

Meninggal 33 Orang, Kasus Kematian Harian Tertinggi Selama Masa Pandemi Covid-19

Image

PADANG- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengumumkan adanya kasus positif meninggal sebanyak 33 orang, Kamis (5/8/2021). Membanding kasus kematian harian, merupakan yang tertinggi selama masa pandemi Covid-19 berlangsung sampai hari ini.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal merilis perkembangan Covid-19 di situs resmi Pemprov Kamis malam.

Menurut Jasman, tim labor Fakultas Kedokteran Unand dan Labor Veteriner Baso di bawah pimpinan Dr Andani Eka Putra telah memeriksa 5.873 sampel swab PCR.

“Dari hasil pemeriksaan ditemukan tambahan positif sebanyak 856 orang. Kesembuhan pasien covid-19 setelah dua kali konversi negatif bertambah 490 orang dan meninggal bertambah 33 orang,” rincinya.

Jasman menerangkan, kasus konfirmasi positif baru yang dilaporkan tim labor berjumlah 1.099. Setelah verifikasi kabupaten/ kota di aplikasi NAR TC-19 jumlahnya adalah 856 kasus.

Dengan tambahan positif baru hari ini, maka total sudah 75.525 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Kasus kematian bertambah menjadi 1.591 orang atau 2,11 persen dari total positif.

Sedangkan pasien yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 59.437 orang atau 78,70 persen dari total positif. Kemudian, kasus positif yang menjalani perawatan atau isolasi sebanyak 14.497 orang atau 19,19 persen.

Tambahan kasus positif hari ini, terbanyak masih dari Kota Padang, 360 orang. Kemudian Kota Solok mengalami lonjakan dengan 71 orang. Kabupaten Agam juga belum mereda, dengan bertambah lagi sebanyak 57 orang.

Selanjutnya, Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanahdatar juga masih tinggi dengan tambahan masing-masing 48 orang. Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota masing-masing bertambah 37 orang serta Kota Bukittinggi bertambah 33 orang.

Kemudian, Kota Sawahlunto bertambah 29 orang, Kota Pariaman 26 orang, Kabupaten Padang Pariaman 22 orang dan Kabupaten Sijunjung 20 orang. Kabupaten Pasaman Barat bertambah 17 orang, Kota Padangpanjang 16 orang, Kepulauan Mentawai bertambah 12 orang. Serta dari Kabupaten Solok Selatan 8 orang, Kabupaten Dharmasraya 7 orang, Kabupaten Pasaman 5 orang dan Kabupaten Pesisir Selatan 3 orang.

Sedangkan pasien sembuh hari ini, 201 orang berasal dari Kota Padang, 53 orang dari Kabupaten Pasaman dan 44 orang dari Kota Pariaman. Kemudian 28 orang dari Kota Solok, 27 orang dari Pesisir Selatan, 24 orang dari Kabupaten Dharmasraya.

Berikutnya 23 orang sembuh merupakan warga Kota Sawahlunto, masing-masing 17 orang dari Kota Payakumbuh, Padang Pariaman dan Limapuluh Kota.

Kemudian 10 orang dari Tanahdatar, masing-masing 9 orang dari Kabupaten Agam dan Kabupaten Solok. 5 orang dari Kabupaten Solok Selatan, 4 orang dari Kota Bukittinggi. Serta masing-masing 1 orang dari Kabupaten Sijunjung dan Pasaman Barat.

Kasus meninggal hari ini tertinggi di Kota Pariaman, 10 orang. Kemudian masing-masing 3 kasus meninggal di Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Solok Selatan.

Selanjutnya masing-masing 2 kasus meninggal di Kabupaten Padang Pariaman dan Pasaman Barat. Serta masing-masing 1 kasus di Kota Sawahlunto, Pasaman, Agam, Kabupaten Solok, Sijunjung, Pesisir Selatan dan
Kabupaten Dharmasraya. (Febry)

Berita Terkait

Leave a Reply