Menghentikan Penyebaran Covid-19, Irwan Prayitno: Kuncinya Disiplin!
  • Home
  • Berita
  • Menghentikan Penyebaran Covid-19, Irwan Prayitno: Kuncinya Disiplin!

Menghentikan Penyebaran Covid-19, Irwan Prayitno: Kuncinya Disiplin!

PADANG – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan, satu kata kunci mencegah penyebaran Covid-19 terus berlanjut adalah disiplin. Selama vaksinnya atau obatnya belum ditemukan, Covid-19 masih tetap akan ada.

Hal itu ditegaskan Irwan Prayitno dalam arahannya saat video konferensi bersama pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) se Sumatera Barat, Selasa (1/9/2020). Dia menegaskan, disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

“Ada satu kata kunci agar tidak terpapar Covid-19, sementara kita tetap bisa produktif. Disiplin! Patuhi, ikuti dan komitmen menjalankan protokol kesehatan,” tegas Irwan.

Dia mengakui, beberapa waktu terakhir terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat. Mulai dari masyarakat, ASN, pejabat dan kepala daerah yang terpapar.

“Dilihat dari kasus terkonfirmasi positif di kalangan pejabat di lingkungan Pemprov, sebagian besar disebabkan karena tidak disiplin dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

Jadi, lanjutnya, dengan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan pada saat beraktivitas membuat orang terhindar dari terpapar Covid-19. Kesehatan bisa tetap terjaga sementara aktivitas tetap berjalan dengan aman.

Terhadap lonjakan kasus positif Covid-19 saat ini, idealnya yang dilakukan adalah lockdown atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Namun PSBB merupakan kewenangan pemerintah pusat. Selain itu, risiko yang ditimbulkan dari lockdown atau PSBB, angka pengangguran akan bertambah banyak dan aktivitas perekonomian akan menjadi tersendat.

Dia mengingatkan, melonjaknya kasus positif Covid-19 saat ini tidak terlepas dari perilaku lalai dalam menjalankan protokol kesehatan. Ketika setiap orang patuh kepada protokol kesehatan seperti memakai masker, menghindari kontak fisik dan tetap mejaga jarak dalam interaksi sosial, kemungkinan terpapar Covid-19 bisa diperkecil. Kemudian, membiasakan diri mencuci tangan serta menghindari terjadinya kerumunan juga sebagai upaya dalam mencegah virus menyebar.

Dalam kesempatan itu juga hadir Penanggung jawab Laboratorium pemeriksaan sampel PCR Sumatera Barat Dr dr Andani Eka Putra. Andani mengungkapkan, saat ini analis labor telah kewalahan dengan semakin banyaknya sampel yang masuk setiap hari. Dari pengujian sampel, angka positif juga semakin tinggi.

“Saat ini sampel yang masuk mencapai 4 ribuan sehari sedangkan kapasitas maksimal hanya 3 ribu. Labor membutuhkan lebih banyak lagi tenaga dan peralatan,” sebutnya.

Dia mengungkapkan bahwa saat ini merupakan fase puncak penyebaran Covid-19 di Sumatera Barat. Proses tracing dan testing harus dipacu serta kegiatan yang melibatkan banyak orang harus dibatasi. Masyarakat perlu diedukasi untuk mendapatkan pemahaman lebih baik terkait penerapan protokol kesehatan. */ Febry

*Dirangkum dari siaran pers Kominfo Sumbar

Berita Terkait

Leave a Reply