
SOLO – Indonesia harus siap mengambil manfaat era digitalisasi karena digitalisasi merupakan suatu keniscayaan. Generasi milenial sebagai salah satu potensi besar era digitalisasi sangat sayang jika tidak dioptimalkan.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng, mengungkapkan hal itu saat membuka Festival Edukasi Bank Indonesia (FESKABI) di Universitas Negeri Sebelas Maret, Solo, Rabu (9/10/2019).
Dirangkum dari keterbukaan informasi Bank Indonesia, Sugeng menyatakan, FESKABI tahun ini mengusung tema QRIS (QR Code Indonesian Standard): Pembayaran Digital Ala Milenial.
“Hal ini sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia yang berkomitmen penuh mendukung pengembangan sistem pembayaran dan memfasilitasi perkembangan ekonomi digital dan inklusi keuangan Indonesia,” katanya.
Sugeng menambahkan, FESKABI dulunya bernama BI Goes to Campus. Kegiatan ini merupakan sosialisasi dan edukasi yang diselenggarakan BI secara rutin sejak tahun 2013. Sosialisasi dan edukasi ditujukan kepada generasi milenial khususnya mahasiswa mengenai fungsi, tugas dan kebijakan terkini BI.
“Kegiatan ini dilakukan secara terintegrasi, untuk meningkatkan pemahaman generasi milenial tentang kebijakan terkini BI,” tambahnya.
Selain kegiatan sosialisasi dan edukasi, rangkaian FESKABI juga melombakan kompetisi video dan blog yang telah dibuka sejak 26 September lalu s.d. 20 November 2019 dan terbuka untuk umum. Selain di Solo, FESKABI juga akan hadir di 2 kota lainnya yaitu Lampung yang dipusatkan di Universitas Lampung (29 Okt 2019) dan Manado yang dipusatkan di Universitas Negeri Manado (4 Nov 2019). (*/fdc)






