Media Massa Jadi Alat Efektif Propaganda Terorisme
  • Home
  • Berita
  • Media Massa Jadi Alat Efektif Propaganda Terorisme

Media Massa Jadi Alat Efektif Propaganda Terorisme

PADANG – Dengan mengkomunikasikan pesan-pesan ketakutan kepada publik dan mempopularisasi pendapat umum pro dan kontra, kelompok-kelompok radikal dengan efektif menjadikan media massa sebagai alat propaganda tanpa disadari. Alat propaganda lainnya yang juga sering dimanfaatkan adalah media sosial di internet.

Deputi I Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Agus Surya Bakti dalam sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme di Pangeran Hotel, Padang, Kamis (9/7) menegaskan, media massa bagai mata pisau.

“Media massa sangat efektif sebagai sarana pencegahan. Namun, kadang dimanfaatkan sebagai kepanjangan tangan kelompok terorisme dalam menyampaikan pesan kepada khalayak,” kata Agus.

Ia mengatakan, peliputan terorisme masih terkesan sebagai komoditas perlombaan bagi media massa dalam mendapatkan berita. Berita tentang terorisme seolah-olah  masih mendapatkan tempat yang prioritas dalam pemberitaan.

Selain media massa, kelompok-kelompok radikal dan terorisme juga memanfaatkan jaringan internet sebagai alat propaganda. Biasanya, kata Agus, mereka membuat media online sendiri untuk menangkal informasi dari media massa mainstream.

Melihat kondisi ini, Agus mengajak media massa untuk berhati-hati agar tidak dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tersebut dalam menyebarkan paham-paham radikal. Media massa merupakan alat yang sangat efektif dalam upaya pencegahan terorisme melalui penyajian informasi yang memberikan pencerdasan kepada masyarakat.

Sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme oleh BNPT tersebut ditujukan untuk kalangan media massa dan Humas. Sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut antara lain Yosep Adi Prasetyo dari Dewan Pers dan Prof. Dr. H. Syaifullah SA, MA, Ketua Forum Kordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT).

Diharapkan, sosialisasi tersebut memperkuat pemahaman media massa dan humas pada instansi pemerintah terhadap pentingnya pencegahan dan penanggulangan terorisme. Sekaligus memperkuat kesamaan pemahaman dalam menyajikan informasi yang memberikan pemahaman positif kepada masyarakat sehingga paham-paham radikal dan terorisme dapat ditangkal. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply