
PASAMAN – Harga gas elpiji ukuran 3 Kilogram naik drastis di Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman di hari pertama Idul Fitri 1439 Hijriah.
Hal ini dikeluhkan sejumlah masyarakat di daerah itu, karena kenaikan harga tersebut sangat signifikan dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Ini sudah mencekik masyarakat namanya. Tabung gas ukuran 3 Kg tersebut, biasanya dijual pengecer seharga Rp.19.000 sampai Rp.21.000 per tabung. Kini mereka menjualnya dengan harga mencapai Rp.45.000,” kata Amir (30), salah seorang warga Kecamatan Padang Gelugur, Jumat (15/6).
Menurutnya, diduga yang bermain dalam penjualan gas 3 Kg tersebut adalah para pengecer di daerah itu, karena secara tiba-tiba harga menjadi melambung tinggi.
“Kita berharap pemerintah daerah setempat dan pihak-pihak terkait dapat melakukan penertiban terhadap para pengecer yang nekat bermain dalam masalah ini,” harapnya.
Hal senada juga dikeluhkan Afsyal, warga Padang Gelugur lainnya. Dia mengaku dirinya baru membeli gas ukuran 3 Kg kepada pengecer dengan harga Rp.43.000 per tabung.
“Pada saat ini, harga tabung gas elpiji ditingkat pengecer di Padang Gelugur berkisar antara Rp.40.000 sampai Rp.45.000 per tabung,” terangnya.
Dia juga menduga, kenaikan harga itu lantaran kurangnya pengawasan dari pihak-pihak terkait, sehingga para pengecer dengan mudah mempermainkan harga tabung gas tersebut.
“Sangat besar harapan kami sebagai warga agar pihak terkait dapat menertibkan para pengecer nakal tersebut. Kami sebagai warga, sangat keberatan dengan harga yang ditetapkan para pengecer itu,” ungkapnya. (riki)






