Masyarakat Keluhkan Kerusakan Jalan Akibat Penambangan Tanah Clay
  • Home
  • Agam
  • Masyarakat Keluhkan Kerusakan Jalan Akibat Penambangan Tanah Clay

Masyarakat Keluhkan Kerusakan Jalan Akibat Penambangan Tanah Clay

Ilustrasi. (net)

AGAM – Masyarakat Kapecong, Dusun Padang Cakur, Jorong Pasar Bawan, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Agam mengeluhkan kerusakan jalan lingkar akibat pengambilan tanah uruk di lokasi tersebut. Mereka mengharapkan pihak yang berwenang untuk bisa memperbaiki jalan itu.

Penduduk setempat, Efrizal Chan, kepada padangmedia.com, Rabu (11/10) mengatakan, penambangan tanah clay yang dilakukan di lokasi mereka telah merusak lingkungan. Termasuk badan jalan satu-satunya akses masyarakat masuk. Kondisi itu harus menjadi perhatian.

“Kami sangat terganggu dan kecewa karena aktivitas penambangan tanah di lokasi kami membuat jalan rusak. Sebelum bekerja, penambang CV Citra mandiri berjanji memperbaiki, namun kenyataannya tidak ada,” kata Efrizal Chan.

Ia mejelaskan, penambangan  dilakukan sekitar dua bulan lalu. Sekarang perusahaan meninggalkan kerusakan yang luar biasa.

Efrizal mengatakan, kegiatan penambahan sebenarnya di luar pengetahuan mereka. Tahu-tahu sekarang masyarakat yang menerima getahnya. “Sudahlah tanah masyarakat diambil, meninggalkan kerusakan pula,” jelasnya.

Dikatakan Efrizal, sampai saat ini tidak ada kejelasan penyelesaiaan kerusakan tersebut. Jalur yang dulu dibangun melalui program PNPM berkurang separuh. Kegiatan itu mengambil badan jalan.

“Kalau dilalui kendaraan sekarang sudah sangat sulit, apalagi kalau hujan,” jelasnya.

Sementara itu, masyarakat lain, Syamsir mengatakan, jalur itu merupakan akses penting bagi masyarakat. Selain itu juga menjadi akses membawa hasil perkebunan masyarakat. Kalau rusak, semuanya akan terganggu.

“Panjang jalan sekitar 100 meter. Penambangan tanah clay kabarnya untuk PT AMP. Kalau tidak ada perbaikan juga, kami akan mengambil langkah hukum untuk pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” pungkasnya. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply