AGAM – Guna memberikan informasi dan pemahaman yang luas tentang sensus ekonomi di tahun 2016 serta untuk mendapatkan data kondisi ekonomi terkini dari seluruh elemen masyarakat, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melakukan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 di aula Kantor Bupati Agam, Rabu (02/12). Sosialisasi dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Agam, Joni Suryadi, BPS Provinsi Sumbar, Rita Diana yang sekaligus menjadi narasumber, SKPD setempat dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto yang sekaligus membuka acara tersebut.
Martias Wanto mendukung penuh kegiatan sosialisasi sensus ekonomi 2016 ini. Menurutnya, diselenggarakannya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya untuk terus memberikan informasi dan pemahaman yang luas tentang SE 2016 guna mendapatkan data kondisi ekonomi terkini dari seluruh elemen masyarakat, baik secara individu maupun perusahaan.
Martias Wanto menambahkan, berjalannya sosialisasi sensus penduduk juga harus dibarengi dan didukung oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurutnya, IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia. Karena, IPM memiliki data yang strategis selain sebagai alat ukur kinerja pemerintah, juga salah satu penentu dana alokasi umum.
“Untuk itu, kepada para pelaku usaha dan jajaran pemerintah instansi terkait, mulai dari kecamatan, nagari hingga jorong, saya harapkan agar dapat menerima petugas sensus ekonomi dengan baik. Memberikan data yang sebenarnya sehingga akan didapatkan hasil pendataan yang akurat,” pinta Martias Wanto.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Agam Joni Suryadi, mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan langkah awal untuk melaksanakan sensus mendatang, agar tercipta pemahaman yang sama mengenai pentingnya pelaksanaan sensus ekonomi 2016.
“Sasaran dari sensus ekonomi 2016 ini adalah semua pelaku usaha yang ada di Indonesia khususnya di Agam, baik perusahaan, rumah tangga, instansi pemerintah maupun lembaga nonprofit,” ujarnya.
Ditambahkannya, melalui sensus ekonomi akan memberikan gambaran lengkap tentang tingkatan dan struktur ekonomi, memperoleh informasi dasar yang mencakup semua sektor ekonomi serta mengetahui karakter usaha.
Joni Suryadi, menjelaskan, untuk pelaksanaan sensus ekonomi 2016 dimulai pada 1 hingga 31 Mei 2016 mendatang. Tujuannya untuk mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian, sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan dan evaluasi pembangunan. (fajar)







