Masyarakat Dihimbau Gemar Makan Ikan

Masyarakat Dihimbau Gemar Makan Ikan

PAINAN- Masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, dihimbau untuk gemar makan ikan. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pesisir Selatan ditahun 2015 akan  mentargetkan produksi tangkap ikan 39.625 ton ditahun 2015, ditambah pembudidayaan ikan diperkirakan 13.120 ton untuk perairan laut Pesisir Selatan.

Dalam rangka menggenjot produksi ikan di kabupaten Pesisir Selatan tahun 2015, Dinas Kelautan Pesisir Selatan melaksanakan sosialisasi kepada masyarkat untuk gemar makan ikan. Sebab gemar makan ikan merupakan program dari Pemerintah Pesisir Selatan sebagai wilayah perairan laut di Sumatera Barat.

Kepala DKP Pessel, Yozki mengatakan, bahwa program makan ikan diambil dari Anggaran Pembelanjaan Daerah ( APBD) Kabupaten Pesisir Selatan sekitar puluhan juta, untuk menunjang hasil tangkapan laut, di Pessel. Sementara itu,  Pemkab Pessel telah mencanangka tanggal 9 Mei sebagai hari peringatan makan ikan. “Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan melalui DKP Pessel telah menetapkan setiap Tanggal 9 Mei sebagai hari Peringatan Makan Ikan,” katanya kepada wartawan, senin (7/9)

Menurut Yoski, program makan ikan sebelumnya telah mulai dilaksanakan pada tanggal 4 Maret 2015 yang lalu. Dalam program itu, berbagai kegiatan digelar.Seperti,lomba masak ikan,lomba jingell ( lagu) antar siswa SLTA. “Empat Maret lalu (2015-Red), kita sudah, mengadakan program makan ikan, itu digelar dengan berbagai kegiatan,” ungkapnya.

Yoski menjelaskan, bahwa dalam mewujudkan program makan ikan, pemerintah pusat juga  telah menjadikan tanggal 22 November sebagai Hari Peringatan Makan Ikan Nasional. Sedangkan,berdasarkan SK Bupati Pesisir Selatan No : 523/273/KPTS/BPT – PS/2009 tanggal 16 Mei 2014 menjadikan tanggal 9 Mei sebagai Hari Makan Ikan. ” Program itu, juga didukung pemerintah Pusat. Sedang program makan ikan, di tempat kita, disah melalui SK bupati,” tanggapnya.

Sementara untuk mengantisipasi tentang perusak ekosistem laut perairan Pessel, seperti pencurian ikan atau alat tangkap ikan yang bisa merusak ekosistem. Pihak DKP Pessel, bersama petugas Satpol Air Polres Pessel, TNI AL dan Popmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) yang ada dipesisir selatan bersama-sama telah menyiagakan satu unit Kapal Laut Barak Kuda,untuk diterjunkan melakukan operasi di lapangan.

” Nantinya,Popmaswas memberikan informasi dilapangan.Jika,ada penangkapan ikan mengunakan alat tangkap yang dilarang. Berdasarkan edaran pemkab Pessel th 2014,serta Permen No : 02/2011 ” tegas nya.

Yoski menghimbau  masyarakat untuk selalu meningkatkan konsumsi ikan. Sebab, harga yang muda dijangkau serta banyak  vitamin dan lemak terkandung didalam ikan dan  bagus untuk kesehatan. Untuk,itu diharapkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak dalam rangka meningkatkan produksi ikan di kabupaten Pesisir Selatan. (tama/feb)

Berita Terkait

Leave a Reply